Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN SINOPSIS KUBAH UNTUK MENINGKATKAN SPEAKING SISWA ENGLISH ROOM PP. MAMBAUL ULUM Tirmidi Tirmidi; Ahmad Faizul Mufid; Muhammad Syarif Hasbullah; Moh. Nuril Faqih; Fikri Zulfani Akbar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.63075

Abstract

Kemampuan berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris masih menjadi salah satu keterampilan yang sulit dikuasai oleh siswa, termasuk peserta didik di English Room PP. Mambaul Ulum Sukodadi, yang menghadapi kendala berupa rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, minimnya kesempatan praktik berbicara, dan pembelajaran yang masih berorientasi pada tata bahasa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan speaking peserta didik melalui pemanfaatan sinopsis novel Kubah karya Ahmad Tohari sebagai media pembelajaran, dengan menerapkan pendekatan Communicative Language Teaching melalui teknik storytelling dan retelling. Kegiatan dilaksanakan dalam enam tahap, meliputi persiapan dan analisis kebutuhan, sosialisasi program, pre-test, pelatihan berbasis sinopsis novel, post-test, serta evaluasi dan refleksi, yang melibatkan empat belas peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan speaking pada seluruh aspek yang diukur, dengan rata-rata keseluruhan meningkat dari 2,89 menjadi 3,25 pada skala 1 sampai 4, atau setara dengan 12,35 persen, tanpa satu pun peserta mengalami penurunan capaian. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek penguasaan kosakata, sementara kelancaran berbicara menunjukkan peningkatan yang paling terbatas. Hasil angket kepuasan menunjukkan rata-rata indeks sebesar 78,54 persen pada kategori Baik. Temuan ini menegaskan bahwa sinopsis karya sastra Indonesia dapat menjadi media pembelajaran speaking yang efektif sekaligus kontekstual, sambil membuka peluang penguatan pendidikan karakter dan apresiasi budaya lokal bagi peserta didik