Rizka Aziza
Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Komunikasi Tabayyun dalam Menangani Miskomunikasi di Lingkungan Pengurus Pasuma Unisba Rizka Aziza; Bambang S. Ma’arif; Nia Kurniati
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication 147-156
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v6i2.24405

Abstract

Abstract. This study was motivated by the occurrence of miscommunication within the Student Choir Organization (Pasuma) of Universitas Islam Bandung, which affected coordination and relationships among members. This study aims to describe the organizational communication process, the implementation of tabayyun communication, and its effectiveness in addressing miscommunication based on Richard M. Steers' organizational effectiveness indicators. This research employed a qualitative approach using a descriptive method and a constructivist paradigm. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the Top Management, administrators, and members of Pasuma Unisba. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while source triangulation was applied to ensure data validity. The findings indicate that organizational communication is fairly active but still encounters obstacles in information delivery, coordination, and differences in interpretation. The implementation of tabayyun communication through clarification, verification, dialogue, deliberation, and evaluation effectively reduced miscommunication while improving openness, coordination, and mutual trust among members. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya miskomunikasi di lingkungan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (Pasuma) Universitas Islam Bandung yang memengaruhi koordinasi dan hubungan antaranggota. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses komunikasi organisasi, penerapan komunikasi tabayyun, serta efektivitasnya dalam menangani miskomunikasi berdasarkan indikator efektivitas organisasi Richard M. Steers. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap Top Management, pengurus, dan anggota Pasuma Unisba, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berlangsung cukup aktif, namun masih menghadapi kendala penyampaian informasi, koordinasi, dan perbedaan penafsiran. Penerapan komunikasi tabayyun melalui klarifikasi, verifikasi, dialog, musyawarah, dan evaluasi terbukti efektif mengurangi miskomunikasi serta meningkatkan keterbukaan, koordinasi, dan kepercayaan antaranggota.