Salis Wahyu Hidayati
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Sains Al Qur’an, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Augmented Reality Berbasis Permainan Tradisional Congklak untuk Menstimulasi Kesadaran Multikultural Anak Usia Dini Vava Imam Agus Faisal; Sibawaihi; Zulkipli Lessy; Salis Wahyu Hidayati; Umi Latifah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8665

Abstract

Pengintegrasian nilai-nilai budaya ke dalam media digital anak usia dini masih kurang dieksplorasi, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang waktu penggunaan layar tanpa pengembangan karakter yang substansial. Studi ini meneliti implementasi permainan tradisional, Conngklak berbasis Augmented Reality (AR), untuk merangsang kesadaran multikultural dan karakter afektif sosial dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan deskriptif analitis. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak usia 4–5 tahun di KB Al Ikhlas Wonosobo yang berasal dari latar belakang dengan sosial ekonomi beragam pada wilayah pinggiran dan pegunungan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan guru, dan dokumentasi di KB Al Ikhlas Wonosobo, kemudian dianalisis secara sirkular menggunakan model analisis tematik menurut Virginia Braun dan Victoria Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Congklak berbasis AR meningkatkan keterlibatan belajar, rasa ingin tahu, serta pemahaman anak terhadap keberagaman budaya. Permainan ini juga menumbuhkan regulasi diri, kerja sama, toleransi, dan perilaku prososial. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi etnopedagogi dan teknologi AR merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk memperkuat kesadaran multikultural dan karakter sosial anak usia dini.