This Author published in this journals
All Journal Majalah Farmaseutik
Putri Damayanti
Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jumlah dan Kombinasi Faktor Risiko yang Dapat Dimodifikasi Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Rawat Inap di Instalasi Layanan Jantung Terpadu RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Najwa Khoirunnisa; Putri Damayanti; Syazili Mustofa; Asep Sukohar
Majalah Farmaseutik Vol 22, No 3 (2026): IN PRESS
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v22i3.114347

Abstract

Gagal Jantung Kongestif (CHF) adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama  pasien dengan faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Memahami pola faktor risiko ini dan kombinasinya penting karena mereka berkontribusi pada beban kardiometabolik yang berperan dalam gagal jantung. Untuk menentukan distribusi jumlah dan pola kombinasi faktor risiko yang dapat dimodifikasi pada pasien gagal jantung kongestif yang menjalani rawat inap. Studi ini menggunakan desain potong lintang deskriptif dengan data sekunder berupa rekam medis pasien Gagal Jantung Kongestif (GJK) yang dirawat di Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek selama periode 2023–2024. Analisis dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi jumlah dan pola kombinasi faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Sebanyak 64 pasien memenuhi kriteria inklusi. Mayoritas pasien memiliki lebih dari satu faktor risiko. Jumlah faktor risiko yang paling sering adalah tiga (28,1%), diikuti oleh empat (23,4%) dan dua (21,8%). Kombinasi faktor risiko yang paling umum adalah hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, obesitas, dan merokok, yang muncul pada 8 pasien (12,5%). Kombinasi lain menunjukkan variasi yang mencerminkan beban kardiometabolik yang berbeda. Semakin banyak dan kompleks kombinasi faktor risiko yang dapat dimodifikasi, semakin tinggi kemungkinan gagal jantung kongestif. Pengendalian komprehensif terhadap faktor risiko diperlukan untuk mengurangi kejadian dan perkembangan gagal jantung.