Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032 Azijah, F. (2024). A collaborative governance in preventing child sexual violence as an effort to achieve child-friendly regency in Purwakarta, Indonesia. International Journal of Public Administration, 17(3), 78–95. Bungin, B. (2001). Metodologi penelitian sosial dan ekonomi. Kencana Prenada Media. Chrislip, D. D., & Larson, C. E. (1994). Collaborative leadership: How citizens and civic leaders can make a difference. Jossey-Bass. DP3AKB Provinsi Jawa Barat. (2024). Laporan Jabar Cekas 2024. Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011 Emerson, K., & Nabatchi, T. (2015). Collaborative governance regimes. Georgetown University Press. Finkelhor, D. (1984). Child sexual abuse: New theory and research. Free Press. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2025). Data SIMFONI PPA. Khanza, Z. A. (2023). Collaborative governance dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak di Kota Bekasi tahun 2021. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45–60. Komnas Perempuan. (2022). Catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Mahyasari, D. N. (2023). Kerangka kerja collaborative governance dalam upaya penanganan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Malang. Jurnal Kajian Kebijakan Publik, 11(4), 57–72. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. SAGE Publications. Moleong, L. J. (2013). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya. Mungkasa, O. (2015). Collaborative governance untuk mengatasi permasalahan perkotaan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 25(2), 87–97. https://doi.org/10.5614/jpwk.2015.25.2.6 Putri, H., & Fitriana, K. N. (2023). Collaborative governance dalam penanganan rehabilitasi kekerasan seksual anak di Kabupaten Bantul. Jurnal Kebijakan Publik, 15(2), 102–118. Ratu, I. D. B. (2023). Collaborative governance dalam penanganan kekerasan pada anak di Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Sosiologi dan Kebijakan Publik, 18(1), 27–44. Tauzeh, Z., & Suyitno, B. (2006). Pengumpulan data dalam penelitian sosial. Universitas Indonesia Press. Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. World Health Organization. (2021). Violence against women prevalence estimates.