Irma Fitri Cahyati
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perubahan Kesulitan Belajar Kimia Siswa melalui Pembelajaran Kooperatif Terpadu NHT-TSTS Mukhtar Haris; I Nyoman Loka; Rahmawati Rahmawati; Sunniarti Ariani; Dyah Puspitasari Ningthias; Risnawati Risnawati; Irma Fitri Cahyati; Hesti Mariati Merdania
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5302

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu kendala utama dalam pembelajaran kimia karena karakteristik materi yang bersifat abstrak dan melibatkan konsep serta perhitungan yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tingkat kesulitan belajar kimia siswa setelah mengikuti pembelajaran kooperatif terpadu Numbered Heads Together (NHT) dan Two Stay Two Stray (TSTS). Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan bentuk nonequivalent control group design yang dilaksanakan pada siswa kelas XI SMAN 7 Mataram tahun ajaran 2024/2025. Data kesulitan belajar diperoleh menggunakan tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan tingkat serta distribusi kesulitan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kesulitan belajar pada kelas yang memperoleh pembelajaran kooperatif terpadu berubah dari kategori tinggi (29,35) menjadi rendah (74,81). Selain itu, distribusi siswa yang mengalami kesulitan belajar kategori tinggi menurun dari 48% menjadi 0%, sedangkan siswa dengan kategori kesulitan rendah meningkat menjadi 68%, dan 6% siswa telah mencapai kategori tidak mengalami kesulitan belajar. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif terpadu NHT-TSTS mampu menggeser profil kesulitan belajar siswa menuju kategori yang lebih baik melalui aktivitas diskusi kelompok, tanggung jawab individu, dan pertukaran informasi antarkelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif terpadu berpotensi menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk mengurangi kesulitan belajar kimia pada materi kelas XI SMA.