Rheumatoid arthritis (RA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami lansia dan ditandai dengan nyeri kronis pada persendian. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, membatasi aktivitas, serta meningkatkan risiko disabilitas. Berdasarkan hasil pengkajian di Wisma Teratai UPT PSTW Jember, sebagian besar lansia belum mengenal terapi nonfarmakologis, sehingga masih mengandalkan obat pereda nyeri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik relaksasi Benson sebagai alternatif terapi yang aman, mudah dilakukan, dan efektif dalam mengurangi nyeri. Metode yang digunakan adalah pendekatan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) berupa edukasi, demonstrasi, dan latihan praktik relaksasi Benson yang diikuti oleh 9 orang lansia. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan skala nyeri sebelum dan sesudah terapi serta dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya penurunan nyeri yang signifikan dengan nilai p = 0,003. Sebelum intervensi, semua responden berada pada kategori nyeri sedang, sementara setelah intervensi sebagian mengalami penurunan menjadi nyeri ringan. Hal ini membuktikan bahwa relaksasi Benson mampu menekan aktivitas saraf simpatis, menurunkan kebutuhan oksigen, meningkatkan relaksasi otot, serta memperkuat aspek spiritual sehingga lansia lebih tenang dalam menghadapi nyeri. Kegiatan ini mendukung penerapan terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan secara mandiri dan berkesinambungan oleh lansia di panti sosial.