Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Budikdamber Sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan dan Resiliensi Masyarakat Pertanian Desa Mojoparon, Kabupaten Pasuruan Bagus Dwi Cahyono; Apriana Rahmawati; Ronal Surya Aditya; Nurul Huda; Evy Aristawati; Sukma Adinda DCA; Farizza Umami; Syarah Saraswatii; Tio Yahya; Cindy Dewi H; Citra Ayu DK; Nur Azizah CO; Rozi Maulana S; M Brilian Aprianto; Qurrota A’yunina
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i2.878

Abstract

Latar Belakang: Masyarakat pertanian menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemanfaatan pekarangan, ketidakpastian hasil panen, dan tekanan ekonomi yang dapat memengaruhi ketahanan pangan keluarga serta kesejahteraan psikologis. Budidaya ikan dalam ember (Budikdamber) merupakan inovasi yang berpotensi mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan resiliensi masyarakat melalui aktivitas produktif berbasis pekarangan. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai Budikdamber serta mengeksplorasi kontribusinya terhadap penguatan resiliensi masyarakat pertanian. Metode: Pengabdian dilaksanakan di Dusun Badong, Desa Mojoparon, Kabupaten Pasuruan dengan melibatkan 18 peserta. Program menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan, demonstrasi, pelatihan intensif dan praktik Budikdamber secara langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest pengetahuan serta wawancara semi-terstruktur yang dianalisis secara tematik. Hasil: Proporsi peserta dengan pengetahuan baik meningkat dari 22,2% menjadi 83,3% setelah kegiatan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Budikdamber memberikan rasa nyaman, meningkatkan kepercayaan diri dan optimisme, memperkuat interaksi sosial, serta mendukung kemampuan peserta dalam menghadapi tekanan kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Program Budikdamber efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta berpotensi mendukung ketahanan pangan dan penguatan resiliensi masyarakat pertanian melalui aktivitas produktif berbasis lingkungan.
Budikdamber Sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan dan Resiliensi Masyarakat Pertanian Desa Mojoparon, Kabupaten Pasuruan Bagus Dwi Cahyono; Apriana Rahmawati; Ronal Surya Aditya; Nurul Huda; Evy Aristawati; Sukma Adinda DCA; Farizza Umami; Syarah Saraswatii; Tio Yahya; Cindy Dewi H; Citra Ayu DK; Nur Azizah CO; Rozi Maulana S; M Brilian Aprianto; Qurrota A’yunina
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i2.878

Abstract

Latar Belakang: Masyarakat pertanian menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemanfaatan pekarangan, ketidakpastian hasil panen, dan tekanan ekonomi yang dapat memengaruhi ketahanan pangan keluarga serta kesejahteraan psikologis. Budidaya ikan dalam ember (Budikdamber) merupakan inovasi yang berpotensi mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan resiliensi masyarakat melalui aktivitas produktif berbasis pekarangan. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai Budikdamber serta mengeksplorasi kontribusinya terhadap penguatan resiliensi masyarakat pertanian. Metode: Pengabdian dilaksanakan di Dusun Badong, Desa Mojoparon, Kabupaten Pasuruan dengan melibatkan 18 peserta. Program menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan, demonstrasi, pelatihan intensif dan praktik Budikdamber secara langsung. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest pengetahuan serta wawancara semi-terstruktur yang dianalisis secara tematik. Hasil: Proporsi peserta dengan pengetahuan baik meningkat dari 22,2% menjadi 83,3% setelah kegiatan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Budikdamber memberikan rasa nyaman, meningkatkan kepercayaan diri dan optimisme, memperkuat interaksi sosial, serta mendukung kemampuan peserta dalam menghadapi tekanan kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Program Budikdamber efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta berpotensi mendukung ketahanan pangan dan penguatan resiliensi masyarakat pertanian melalui aktivitas produktif berbasis lingkungan.