Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial dalam membentuk karakter siswa di SD IT IMTAQ Generasi Mandiri. Perkembangan media sosial, khususnya YouTube dan TikTok, memberikan peluang bagi siswa untuk memperoleh berbagai informasi dan konten edukatif yang dapat memengaruhi perkembangan karakter. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri atas guru, kepala sekolah, dan siswa kelas III SD IT IMTAQ Generasi Mandiri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran dalam pembentukan karakter siswa, terutama melalui konten yang positif, edukatif, dan memberikan teladan perilaku baik. Konten yang memuat nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, empati, toleransi, kemandirian, kepercayaan diri, dan sopan santun dapat mendorong siswa untuk meniru serta menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial juga dapat menginspirasi siswa untuk melakukan tindakan sosial dan membantu sesama. Namun, penggunaan media sosial yang tidak terkontrol juga berpotensi memberikan dampak negatif, seperti ketergantungan, kurangnya fokus, dan pengaruh terhadap perkembangan emosional serta moral siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media sosial berperan dalam membentuk karakter siswa, baik melalui penyebaran konten positif dan edukatif, pemberian teladan perilaku baik, maupun dorongan untuk melakukan tindakan sosial dan amal. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan, bimbingan, dan pendampingan yang berkelanjutan dari guru, orang tua, dan sekolah agar penggunaan media sosial dapat diarahkan pada konten yang bermanfaat serta mampu mendukung pembentukan karakter siswa secara optimal.