Eka Tresna Gumelar
Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Peramalan Penjualan Cone Kertas dengan Menggunakan Metode Adjusted Exponential Smoothing untuk Mengoptimalkan Jumlah Produksi (Studi Kasus pada PT Papertech Indonesia di Kabupaten Subang) Parsaulian Gultom; Muhardi Muhardi; Eka Tresna Gumelar
Bandung Conference Series: Business and Management 1083-1090
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26268

Abstract

Abstract. problem of fluctuations in the demand for paper cone products that affect production planning. This study aims to analyze demand forecasting using the Adjusted Exponential Smoothing method. The research method used is quantitative descriptive with a time series approach, using historical sales data. The analysis was carried out through forecasting calculations and error rate measurements using Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Square Error (MSE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), and Tracking Signal. The results of the study show that the Adjusted Exponential Smoothing method is able to produce fairly accurate forecasting with a relatively small error rate and is still within the tolerance limit. Thus, this method can be used as a basis in production planning to optimize production quantities and reduce the risk of excess and underinventory. Abstrak. PT Papertech Indonesia merupakan perusahaan industri kertas yang menghadapi permasalahan fluktuasi permintaan produk cone kertas sehingga mempengaruhi perencanaan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peramalan permintaan menggunakan metode Adjusted Exponential Smoothing. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan time series, menggunakan data historis penjualan. Analisis dilakukan melalui perhitungan peramalan serta pengukuran tingkat kesalahan menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Square Error (MSE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dan Tracking Signal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Adjusted Exponential Smoothing mampu menghasilkan peramalan yang cukup akurat dengan tingkat kesalahan yang relatif kecil dan masih dalam batas toleransi. Dengan demikian, metode ini dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan produksi untuk mengoptimalkan jumlah produksi serta mengurangi risiko kelebihan dan kekurangan persediaan.
Strategi Pengembangan Usaha Tea.dieu Melalui Pengembangan Produk Berbasis Potensi Lokal sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing Elena Eldisandra Putri; Rezi Muhamad Taufik Permana; Eka Tresna Gumelar
Bandung Conference Series: Business and Management 1143-1154
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26286

Abstract

Abstract. Tea.dieu is a micro, small, and medium enterprise (MSME) in Subang Regency operating in the food and beverage industry, specializing in modern herbal beverages made from natural ingredients such as butterfly pea flowers, roselle flowers, and Subang pineapples as local resources. Amid the increasingly competitive beverage industry, Tea.dieu requires an appropriate business development strategy to enhance its competitiveness while ensuring business sustainability. This study aims to analyze Tea.dieu's business development strategy using an applied research approach with a descriptive qualitative method. The analysis was conducted using the Business Model Canvas (BMC), SWOT analysis, Porter's Five Forces, the Balanced Scorecard (BSC), the BCG Matrix, and business target and performance analysis. Data were collected through observation, documentation, literature review, and a preliminary survey involving 93 respondents. The results indicate that Tea.dieu's strengths lie in its natural product innovation, utilization of local resources, and business legality, as demonstrated by its Business Identification Number (NIB), Halal Certification, and Intellectual Property Rights (IPR). The proposed business development strategies include product diversification, packaging innovation, strengthening digital marketing, and increasing production capacity to enhance competitiveness and support the sustainability of Tea.dieu. Abstrak. Tea.dieu merupakan UMKM di Kabupaten Subang yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang mengembangkan minuman herbal modern berbahan alami, seperti bunga telang, bunga rosella, dan nanas khas Subang sebagai potensi lokal. Di tengah persaingan industri minuman yang semakin kompetitif, Tea.dieu memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat agar mampu meningkatkan daya saing sekaligus menjaga keberlanjutan usahanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan usaha Tea.dieu menggunakan pendekatan penelitian terapan dengan metode deskriptif kualitatif.  Analisis dilakukan menggunakan Business Model Canvas (BMC), analisis SWOT, Five Forces Porter, Balanced Sorecard, BCG Matrix, serta analisis target dan kinerja usaha. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, studi pustaka, dan survei awal terhadap 93 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa Tea.dieu memiliki keunggulan pada inovasi produk berbahan alami, pemanfaatan potensi lokal, serta telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, dan Hak Kekayaan intelektual (HKI) sebagai bentuk penguatan legalitas usaha. Strategi pengembangan yang dihasilkan meliputi pengembangan varian produk, inovasi kemasan, penguatan pemasaran digital, dan peningkatan kapasitas produksi untuk meningkatkan daya saing serta mendukung keberlanjutan usaha Tea.dieu.
Pengaruh Literasi dan Pengalaman Keuangan terhadap Penggunaan ShopeePay Later Ghefira Aulia Nurul Haq; Lasmanah Lasmanah; Eka Tresna Gumelar
Bandung Conference Series: Business and Management 1193-1202
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26296

Abstract

Abstract. This study aims to find out the influence of financial literacy as well as financial experience of generation z on the use of paylater (Shopeepay-Later) on Shopee on Management Students of Batch 2020-2025 Islamic University of Bandung both simultaneously and partially influence each variable. This research uses a quantitative approach with descriptive and verification research types.The population in this research is the entire students of the Islamic University of Bandung (UNISBA), especially students of the Management Studies Program With a total population of 771 people obtained a sample calculation of 89 people. Data analysis performed using multiple linear regression analysis. The results of the study show that Financial Literacy, Financial Experience and Paylater usage in Generation Z are in the poor category. Results of Hypothesis testing It can be concluded that Financial literacy and financial experience simultaneously affect the use of paylater. Partially financial literacy has a negative influence on the use of PayLater and the financial experience variable has a positive and significant influence on the use of PayLater. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keunagan dan juga pengalaman keuangan generasi Z terhadap penggunaan paylater (Shopeepay-Later) di Shopee pada Mahasiswa Manajemen Angkatan 2020-2025 Universitas Islam Bandung baik secara simultan maupun secara parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Islam Bandung (UNISBA), khususnya mahasiswa Program Studi Manajemen dengan jumlah populasi sebanyak 771 orang, didapatkan perhitungan sampel sebanyak 89 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui penyebaran kuesioner (angket), wawancara dan studi kepustakaan. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Literasi keuangan, Pengalaman keuangan dan penggunaan Paylater pada Generasi Z berada pada kategori buruk. Hasil dari pengujian Hipotesis dapat disimpulkan bahwa Literasi keuangan dan pengalaman keuangan secara simultan berpengaruh terhadap penggunaan paylater. Secara Parsial literasi keuangan berpengaruh negatif terhadap penggunaan PayLater dan variabel pengalaman keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan PayLater.