This Author published in this journals
All Journal jurnal niara
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kepentingan Asean Dalam Kerjasama Asean-China Free Trade Area (ACFTA) 2018-2024 Rizki Akbar; M. Saeri; Saiman Pakpahan
Jurnal Niara Vol. 18 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/aehycv66

Abstract

Pembentukan ASEAN–China Free Trade Area (ACFTA) merupakan salah satu bentuk kerja sama ekonomi regional yang paling signifikan di kawasan Asia Timur. Perjanjian ini mencerminkan upaya ASEAN dalam merespons dinamika globalisasi, liberalisasi perdagangan, serta meningkatnya peran Tiongkok sebagai kekuatan ekonomi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepentingan ASEAN dalam kerja sama ACFTA pada periode 2018–2024. Fokus utama kajian diarahkan pada bagaimana ASEAN merumuskan dan menjaga kepentingan bersama di tengah peluang ekonomi dan tantangan struktural yang muncul akibat integrasi perdagangan bebas dengan Tiongkok. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi terhadap buku, jurnal ilmiah, laporan resmi, dan publikasi institusi terkait yang relevan dengan perdagangan ASEAN, ACFTA, dan hubungan ekonomi ASEAN–Tiongkok. Kerangka analisis dalam penelitian ini didasarkan pada paradigma liberalisme dan teori kerja sama internasional, khususnya konsep absolute gains dan interdependence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepentingan ASEAN dalam ACFTA meliputi penguatan pertumbuhan ekonomi kolektif, percepatan integrasi ekonomi regional, peningkatan daya tarik investasi asing langsung (FDI), serta upaya menjaga stabilitas ekonomi kawasan. Selain itu, ACFTA juga dipandang sebagai instrumen strategis bagi ASEAN untuk meningkatkan posisi tawar kolektif dan mengelola ketergantungan ekonomi dengan Tiongkok agar tidak menimbulkan dominasi eksternal yang merugikan negara-negara anggota. Dengan demikian, ACFTA tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme liberalisasi perdagangan, tetapi juga sebagai sarana strategis ASEAN dalam mempertahankan kepentingan regional di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik kawasan Asia Timur