This Author published in this journals
All Journal jurnal niara
Muhammad idris
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning Dumai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Transformasi Digital Administrasi Publik di Australia dan Indonesia Beby Anastasya; Indah Apriliani; Nurmaisya Regina; Muhammad idris; Erinaldi
Jurnal Niara Vol. 19 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/5jzz4437

Abstract

Transformasi digital dalam administrasi publik telah menjadi agenda penting dalam reformasi birokrasi modern di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan implementasi transformasi digital administrasi publik di Australia dan Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi komparatif berbasis studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, laporan pemerintah, dan publikasi lembaga internasional, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Australia telah mencapai tingkat kematangan transformasi digital yang tinggi dengan sistem pemerintahan digital yang terintegrasi, berbasis data, serta didukung oleh tata kelola kelembagaan yang kuat dan konsisten. Sementara itu, Indonesia masih berada pada tahap pengembangan melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), namun masih menghadapi tantangan berupa fragmentasi sistem, keterbatasan interoperabilitas data, serta kesenjangan infrastruktur dan sumber daya manusia. Perbandingan kedua negara menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh faktor teknologi, tetapi juga oleh aspek kelembagaan, kebijakan, dan kapasitas organisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital merupakan proses multidimensi yang memerlukan integrasi antara teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia untuk mencapai layanan publik yang efektif dan efisien.