Radiasi paparan ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat memicu stres oksidatif dan penuaan dini ( photoaging ). Anggur laut (Caulerpa sp.) merupakan makroalga hijau Indonesia yang kaya senyawa bioaktif dan berpotensi sebagai bahan aktif kosmetik alami. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengeluarkan kandungan senyawa bioaktif, aktivitas antioksidan, serta potensi formulasi sediaan kosmetik antiaging dari anggur laut ( Caulerpa sp.). Penelitian ini menggunakan metode Narrative Review dengan pendekatan sistematis yang mengadaptasi panduan PRISMA. Pencarian artikel dilakukan pada bulan Desember 2024 melalui database Google Scholar dan ScienceDirect dengan kriteria inklusi artikel ilmiah terbitan tahun 2014–2024 yang membahas aktivitas biologi dan formulasi kosmetik Caulerpa sp. skrining fitokimia konfirmasi bahwa Caulerpa sp. mengandung polifenol, flavonoid, vitamin C, B1, steroid, terpenoid, saponin, dan alkaloid yang berfungsi sinergis sebagai antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi. Aktivitas antioksidan dipengaruhi oleh spesies dan polaritas pelarut. Ekstrak etil asetat Caulerpa lentillifera menunjukkan aktivitas antioksidan terkuat dengan nilai IC50 sebesar 41,756 μg/mL (kategori kuat) dibandingkan dengan Caulerpa racemosa . Dalam aplikasinya, ekstrak anggur laut berhasil diformulasikan ke dalam sediaan topikal seperti hand cream dan krim antioksidan yang memenuhi uji kualitas fisik dan stabilitas. Bahkan formulasi krim dengan konsentrasi ekstrak 1,5% mampu menghasilkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 4,86 ppm. Anggur laut ( Caulerpa sp.) memiliki potensi yang sangat besar sebagai bahan aktif alami dalam industri kosmetik dan nanokosmetik penangkal penuaan ( antiaging ) yang aman dan efektif.