Putri Salsabela
uin raden intan lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Proporsi Lapangan Kerja Informal di Lampung : Peran Kesempatan Kerja Layak Putri Salsabela; Femei Purnamasari; Is Susanto
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.20061

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh tingkat pendidikan dan tingkat pengangguran terbuka terhadap proporsi pekerja informal di Provinsi Lampung, dengan decent work (pekerjaan layak) sebagai variabel intervening dalam perspektif ekonomi Islam. Pekerjaan informal masih menjadi karakteristik yang dominan dalam pasar tenaga kerja daerah meskipun tingkat pendidikan dan kebijakan ketenagakerjaan telah mengalami peningkatan. Kondisi ini menunjukkan pentingnya mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberlangsungan pekerjaan informal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) periode 2010–2024 yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga seluruh data observasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda berdasarkan metode Ordinary Least Squares (OLS) serta uji Sobel. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap proporsi pekerja informal, sedangkan tingkat pengangguran terbuka dan decent work berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Secara simultan, tingkat pendidikan, tingkat pengangguran terbuka, dan decent work berpengaruh signifikan terhadap pekerjaan informal. Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa decent work tidak mampu memediasi hubungan antara tingkat pendidikan maupun tingkat pengangguran terbuka terhadap proporsi pekerja informal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi struktural pasar tenaga kerja memiliki peran yang lebih besar dalam membentuk pekerjaan informal dibandingkan dengan peran mediasi decent work. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan ketenagakerjaan dan pendidikan dalam upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin 8.