Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis implementasi komunikasi persuasif host live streaming dalam mendukung tujuan penjualan di e-commerce Shopee Studio Tropik. Host berperan sebagai komunikator utama yang menyampaikan pesan produk secara langsung selama siaran, sedangkan proses komunikasi diawali oleh arahan Tim Marketing Bahtera Agency. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme, pendekatan kualitatif, dan desain studi kasus tunggal holistik. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan Heva selaku host sebagai informan utama dan Rido dari Tim Marketing sebagai informan pendukung, dilengkapi observasi nonpartisipan dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif diimplementasikan dengan menerjemahkan arahan Tim Marketing ke dalam edukasi produk, pengalaman pribadi, demonstrasi produk, penyampaian promosi, dan call to action. Praktik tersebut mencerminkan Retorika Aristoteles, yaitu ethos melalui penguasaan produk dan kompetensi yang ditampilkan, pathos melalui pendekatan emosional dan energi komunikasi, serta logos melalui penjelasan produk secara jelas dan logis. Ketiganya diwujudkan melalui komunikasi verbal dan nonverbal. Namun, konsistensi implementasi menurun pada siaran berdurasi panjang, khususnya fase 120–180 menit, yang ditandai dengan berkurangnya energi, fokus, intonasi, gestur, dan kedalaman penjelasan. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi komunikasi persuasif dibentuk oleh interaksi antara arahan Tim Marketing, kompetensi retorika host, konsistensi performa, dan dukungan operasional.