Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia, sistem pengendalian internal pemerintah, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap penyerapan anggaran di Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Penyerapan anggaran merupakan indikator penting keberhasilan program pemerintah daerah, namun rendahnya penyerapan masih menjadi persoalan yang terus terjadi di berbagai pemerintah daerah. Populasi penelitian ini terdiri atas seluruh 48 pengelola keuangan di Kecamatan Gayamsari beserta tujuh kelurahan di bawah wilayah administrasinya. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh (sensus), sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan dan laporan resmi terkait. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 21. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas sumber daya manusia, sistem pengendalian internal pemerintah, dan pemanfaatan teknologi informasi masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran di Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kompetensi aparatur pengelola keuangan, peningkatan mekanisme pengendalian internal, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi merupakan strategi penting dalam meningkatkan penyerapan anggaran di tingkat kecamatan.