Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi dan Praktik Pemilahan Sampah Menjadi Tiga Kategori di Rumah Asuh Anak Yatim dan Dhuafa Kabupaten Karawang Hana Silvia Hana; Supriyati Supriyati; Adi Rusdi Widya; Dana Nasihardani
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 7 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa - April 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v7i01.7507

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi salah satu tantangan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, termasuk di lingkungan panti asuhan. Rendahnya pengetahuan mengenai pengelompokan sampah menyebabkan sampah organik, anorganik, dan residu masih dibuang secara bercampur sehingga mengurangi efektivitas pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran penghuni Rumah Asuh Anak Yatim dan Dhuafa Yayasan Barokah Amanah Mustaqbal Kabupaten Karawang mengenai pentingnya pengelompokan sampah menjadi tiga kategori. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi awal, penyuluhan, praktik langsung pemilahan sampah, penyediaan tempat sampah berdasarkan kategori, pemasangan media edukasi, serta pendampingan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi peserta, kemampuan dalam memilah sampah, serta wawancara dengan pengurus panti mengenai pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mampu memahami perbedaan sampah organik, anorganik, dan residu, serta dapat mempraktikkan pemilahan sampah sesuai kategorinya. Selain itu, tersedianya tempat sampah tiga kategori dan media edukasi mendukung terbentuknya kebiasaan awal dalam membuang sampah sesuai jenisnya di lingkungan panti. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus mendukung penerapan pengelolaan sampah yang lebih tertib dan berkelanjutan di lingkungan panti asuhan.