Pefiya Nurlita
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mewujudkan Kampung Bahasa Melalui Fun Learning Bahasa Inggris Bagi Anak Usia Dini di Masjid Al-Hidayah Zakia Fikliona; Mardiana Mardiana; Zypha Rizka Azahra; Ami Roniza; Sendi Mellya; Rosalina Dewi Anggraeni; Putri Sukma; Pefiya Nurlita; Arief Maulana; Endang Haryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13189

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris sejak usia dini penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan global. Namun, anak-anak di Perumahan Royal Residence 2, Kelurahan Bumi Ayu, Kota Bengkulu, belum memiliki wadah pembelajaran bahasa Inggris nonformal yang terorganisasi. Di sisi lain, terdapat aset yang mendukung pengembangan program, seperti Masjid Al-Hidayah, dukungan pengurus masjid, antusiasme anak-anak, dan partisipasi orang tua. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mewujudkan Kampung Bahasa melalui program English Fun Learning bagi anak usia dini di Masjid Al-Hidayah. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Program dilaksanakan dalam sembilan pertemuan dengan pendekatan fun learning melalui permainan edukatif, lagu, LKPD, mewarnai, praktik sederhana, dan English Fun Day. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat belajar, penguasaan kosakata dasar, dan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan bahasa Inggris sederhana. Selain itu, program ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembelajaran bahasa Inggris sejak dini serta memperkuat fungsi Masjid Al-Hidayah sebagai pusat pendidikan masyarakat. Dengan demikian, program Kampung Bahasa memberikan dampak sosial yang positif dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.
Mewujudkan Kampung Bahasa Melalui Fun Learning Bahasa Inggris Bagi Anak Sekolah Dasar Di Masjid Al-Hidayah Zakia Fikliona; Mardiana Mardiana; Zypha Rizka Azahra; Ami Roniza; Sendi Mellya; Rosalina Dewi Anggraeni; Putri Sukma; Pefiya Nurlita; Arief Maulana; Endang Haryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.13248

Abstract

English language proficiency is one of the key competencies that should be introduced from an early age to help prepare the younger generation to face global challenges. However, elementary school students’ interest and motivation to learn English are often low when the learning process is monotonous. Therefore, this mosque-based Community Service Program (KKN) aims to establish a “Language Village” by implementing fun learning methods for English among elementary school children at Al-Hidayah Mosque, Royal Residence 2 Housing Complex, Bumi Ayu Village, Bengkulu City. This initiative is carried out using a participatory approach that places children at the center of the learning process. The methods used included the introduction of basic vocabulary, educational games, English songs, icebreakers, interactive quizzes, and simple conversation practice designed to suit the characteristics of elementary school students. Data was collected through observation, documentation, and evaluation of student participation levels during the activities.The results of the activity indicate that the implementation of the fun learning method effectively enhances children’s enthusiasm, engagement, and self-confidence in learning English. Participants find it easier to grasp vocabulary and simple expressions because the material is delivered through enjoyable and interactive activities. Additionally, this program has a positive impact on the community by fostering a culture of learning English within the mosque environment as a center for non-formal educational activities. Thus, the mosque-based Kampung Bahasa program using the fun learning approach can serve as an effective alternative learning strategy to boost elementary school children’s interest in learning English while supporting human resource development at the community level