Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kewirausahaan Siswa SMKN 9 Makassar melalui Produksi Samosa Ikan Tuna Pety Desvita; Anisa Febrianti Amir; Winda Kamal; Ayla Ainayyah M
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14092

Abstract

Sektor perikanan dan kelautan di Kota Makassar memiliki potensi melimpah, namun pemanfaatannya di satuan pendidikan kejuruan masih terbatas pada pengolahan tradisional konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan (AMSP) ini bertujuan untuk menguatkan keterampilan teknis (hard skills) dan kompetensi kewirausahaan (soft skills) siswa kelas XI APHPI SMKN 9 Makassar melalui diversifikasi produk olahan Samosa Ikan Tuna. Metode pelaksanaan program meliputi empat tahapan terpadu: persiapan dan formulasi resep, pelatihan dan praktik produksi, analisis usaha dan pengemasan, serta pemasaran langsung (direct selling) dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman higiene-sanitasi serta keterampilan motorik siswa, di mana 95% siswa berhasil melipat kulit samosa berbentuk segitiga presisi. Penggorengan deep frying menghasilkan samosa yang matang merata, renyah, dan kuning keemasan. Dari sisi kewirausahaan, siswa mampu menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), mengemas produk menggunakan wadah food grade berlabel merek, dan melakukan simulasi pemasaran langsung hingga seluruh produk habis terjual (sold out). Evaluasi organoleptik menunjukkan respon konsumen yang sangat memuaskan terhadap rasa dan kerenyahan produk. Program ini terbukti efektif mengintegrasikan pembelajaran Teaching Factory dengan iklim bisnis riil guna menumbuhkan jiwa kemandirian berwirausaha siswa di bidang kuliner kemaritiman.
Peningkatan Keterampilan Siswa Jurusan APHPI di SMK Negeri 9 Makassar melalui Praktik Pembuatan Bakso Ikan dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Nur Annisa Syarbiah; Andi Salwa Salsabila; Winda Kamal; Nurul Muchlisah Zainuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14121

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam kerangka Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya skema asistensi mengajar/pengabdian di satuan pendidikan vokasi, dengan mitra jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian dan Perikanan (APHPI) SMK Negeri 9 Makassar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mitra akan penguatan keterampilan praktik pengolahan hasil perikanan yang aplikatif dan bernilai ekonomi. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain masih terbatasnya variasi praktik produk olahan perikanan yang dilakukan secara terstruktur, serta belum optimalnya penguasaan siswa terhadap standar mutu dan keamanan pangan dalam proses produksi. Melalui program MBKM, mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang merancang dan melaksanakan pelatihan serta pendampingan praktik pembuatan bakso ikan, yang dipilih karena relevan dengan kompetensi dasar kejuruan APHPI dan memiliki prospek pasar yang baik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi dan penyuluhan, demonstrasi oleh mahasiswa MBKM bersama guru pamong, praktik langsung secara berkelompok, serta pendampingan dan evaluasi hasil produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan siswa pada aspek teknis produksi, seperti penanganan bahan baku, penggilingan daging ikan, formulasi adonan, dan pembentukan produk, serta peningkatan pemahaman mengenai standar mutu dan keamanan pangan. Kegiatan ini juga menumbuhkan sikap kerja sama tim dan jiwa kewirausahaan siswa, sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa MBKM dalam menerapkan kompetensi keilmuannya di dunia pendidikan vokasi. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis produk melalui skema MBKM efektif meningkatkan kompetensi siswa APHPI sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah kejuruan mitra.