Sektor perikanan dan kelautan di Kota Makassar memiliki potensi melimpah, namun pemanfaatannya di satuan pendidikan kejuruan masih terbatas pada pengolahan tradisional konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan (AMSP) ini bertujuan untuk menguatkan keterampilan teknis (hard skills) dan kompetensi kewirausahaan (soft skills) siswa kelas XI APHPI SMKN 9 Makassar melalui diversifikasi produk olahan Samosa Ikan Tuna. Metode pelaksanaan program meliputi empat tahapan terpadu: persiapan dan formulasi resep, pelatihan dan praktik produksi, analisis usaha dan pengemasan, serta pemasaran langsung (direct selling) dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman higiene-sanitasi serta keterampilan motorik siswa, di mana 95% siswa berhasil melipat kulit samosa berbentuk segitiga presisi. Penggorengan deep frying menghasilkan samosa yang matang merata, renyah, dan kuning keemasan. Dari sisi kewirausahaan, siswa mampu menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), mengemas produk menggunakan wadah food grade berlabel merek, dan melakukan simulasi pemasaran langsung hingga seluruh produk habis terjual (sold out). Evaluasi organoleptik menunjukkan respon konsumen yang sangat memuaskan terhadap rasa dan kerenyahan produk. Program ini terbukti efektif mengintegrasikan pembelajaran Teaching Factory dengan iklim bisnis riil guna menumbuhkan jiwa kemandirian berwirausaha siswa di bidang kuliner kemaritiman.
Copyrights © 2026