Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Narrative Capital dalam Pariwisata Budaya: Transformasi Siti Nurbaya dari Teks Sastra Menjadi Identtitas Wisata Kota Padang Muthia Damaiyanti; Zulfikarni; Sariani; Mutia El Khairat
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 1 (2026): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.061.01

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana narasi budaya dalam novel Siti Nurbaya ditransformasikan menjadi representasi pariwisata serta bagaimana transformasi tersebut menghasilkan modal budaya yang berdampak terhadap masyarakat lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di kawasan wisata Siti Nurbaya, Kota Padang. Data diperoleh melalui analisis novel Siti Nurbaya, dokumen promosi pariwisata, observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat lokal, dan representasi media digital. Seluruh data dianalisis menggunakan thematic analysis secara integratif. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, novel Siti Nurbaya memuat narasi budaya yang kompleks, meliputi konflik adat dan modernitas, relasi gender, kolonialisme, stratifikasi sosial, serta nilai-nilai budaya Minangkabau. Kedua, dalam konteks pariwisata, narasi tersebut mengalami proses seleksi dan transformasi melalui materialisasi ruang, interpretasi destinasi, serta reproduksi media digital, sehingga kisah cinta tragis menjadi representasi yang dominan dibandingkan pesan sosial novel. Ketiga, transformasi tersebut menghasilkan modal budaya yang memperkuat identitas kawasan, memelihara memori kolektif, dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal, meskipun disertai penyederhanaan makna narasi. Penelitian ini menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan transformasi bertahap dari narasi budaya menuju representasi pariwisata dan selanjutnya menjadi modal budaya, sehingga memperluas kajian tentang hubungan antara sastra, warisan budaya, dan pariwisata.