Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tata Kelola Data Wilayah dan Literasi Sensus Ekonomi di Kelurahan Sawah Luhur melalui Sinergi Quadruple Helix Towards Desa Cinta Statistik Khaishya Davina Mutiarani; Diana Romdhoningsih; Ratu Reva Nabila; Ali Imron; Muhamad Erlangga Wahyu; Adam Marchziansyah
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v4i3.1580

Abstract

Weak micro-data governance at the sub-district level often hampers targeted economic policies and rural development programs. This community service project aims to enhance statistical data literacy and prepare local stakeholders for the upcoming Economic Census through a Quadruple Helix collaborative model in Sawah Luhur Village, Kasemen District, Serang City. The initiative involved 17 key community representatives, including neighborhood heads (RW/RT), village officials, and local empowerment agency leaders. The methodology adopted a Participatory Action Research (PAR) approach combined with capacity-building workshops covering sectoral statistics, micro-data management, and data confidentiality laws. Empirical evaluation using pre-test and post-test instruments demonstrated a substantial increase in statistical literacy, with mean scores rising from 52.35 to 83.18, representing an average score improvement of 30.82 points. The calculated Normalized Gain (N-Gain) score reached 65.38%, categorizing the intervention as moderately effective to highly effective. Inferential analysis confirmed a statistically significant improvement in participant knowledge (t = 43.5158, p < 0.001). The program successfully fostered local statistical agents and established a foundational baseline for institutionalizing the “Desa Cinta Statistik” (Desa Cantik) framework in Sawah Luhur Village.
Rehabilitasi Mangrove Rhizophora Mucronata dengan Metode Rumpun Berjarak di Kali Kepuh Muhamad Abdul Jabar; Khaishya Davina Mutiarani; Diana Romdhoningsih; Putri Aulia Suryani; Alfian Permana; Ali Imron; Aulia Tri Amanda
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/0wkqca77

Abstract

Wilayah pesisir utara Provinsi Banten, khususnya Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, merupakan kawasan pesisir kritis yang berbatasan langsung dengan Cagar Alam Pulau Dua. Selama kurun 2011-2021, tutupan mangrove di kawasan ini menyusut 12,30% atau seluas 13,95 ha akibat konversi lahan menjadi tambak intensif, penebangan liar, dan abrasi pantai (Yudha et al., 2025). Menjawab persoalan tersebut, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 4 melaksanakan kegiatan pengabdian rehabilitasi mangrove jenis Rhizophora mucronata di Blok Kali Kepuh. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan terintegrasi, yaitu: (1) perencanaan tapak dan pengajuan bibit, (2) edukasi dan sosialisasi komunitas mengenai ancaman "3W" (Wong/manusia, Wedus/ternak, Wideng/kepiting), (3) aksi penanaman dengan metode rumpun berjarak berpelindung bambu, dan (4) pemantauan serta pemeliharaan partisipatif. Sebanyak 100 bibit ditanam pada lahan seluas 0,25 ha. Pemantauan satu bulan pascatanam menunjukkan Survival Rate (SR) sebesar 50% (200 dari 100 bibit hidup) dan laju pertumbuhan tinggi (GR) berkisar 2,3-3,5 cm/bulan, yang menunjukkan adaptasi fisiologis yang baik di tengah tekanan gelombang dan hama kepiting. Partisipasi masyarakat yang tumbuh melalui edukasi "3W" turut mendukung keberlanjutan pembersihan sampah dan pengendalian ternak di lokasi rehabilitasi.