Thomas Ian Zali
Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN KAPUR TOHOR DAN WAKTU PEMERAMAN TERHADAP NILAI CBR RENDAM Thomas Ian Zali; Daniel Christianto; Amelia Yuwono
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 3, Agustus 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i3.37396

Abstract

Coastal areas soil generally has low bearing capacity, high water content, and high compressibility, making it unsuitable for use as construction subgrade soil. One method of soil improvement that can be applied is stabilization using lime. This study aims to analyze the effect of lime addition on the maximum dry density and California Bearing Ratio (CBR) values of soil in the mangrove area, Panimbang Banten. Laboratory tests conducted in this research include specific gravity, Atterberg limits, grain size analysis, compaction, and California Bearing Ratio (CBR) tests. The variations of lime content used were 3%, 6%, 9%, and 12%, with curing periods of 3, 7, and 14 days. In addition, the specimens were soaked to simulate the surrounding soil conditions using the soaked CBR method. The test results were analysed based on the relationship between lime content, curing time, and the increase in soil CBR values. This research is expected to be used as an innovation in the industrial and infrastructure sectors, as well as to determine the optimum lime content that can improve the characteristics of soil so that it is more suitable for use as a base layer for road and building construction. Abstrak Tanah wilayah pesisir umumnya memiliki daya dukung rendah, kadar air tinggi, serta sifat kompresibilitas yang besar sehingga kurang baik digunakan sebagai tanah dasar konstruksi. Salah satu metode perbaikan tanah yang dapat dilakukan adalah stabilisasi menggunakan kapur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan kapur terhadap nilai kepadatan maksimum dan nilai rasio bantalan california (CBR) pada tanah di kawasan mangrove, Panimbang Banten. Pengujian laboratorium yang dilakukan meliputi berat jenis, limit atterberg, analisis ukuran butir, kompaksi, dan rasio bantalan california (CBR). Variasi kadar kapur yang digunakan yaitu 3%, 6%, 9%, dan 12% dengan waktu pemeraman selama 3, 7, dan 14 hari. Selain itu benda uji akan dilakukan perendaman untuk menyimulasikan tanah daerah sekitar menggunakan metode CBR rendam. Hasil pengujian dianalisis melalui hubungan antara kadar kapur, waktu pemeraman, dan peningkatan nilai CBR tanah. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan inovasi dalam bidang industri dan infrastruktur, serta menentukan kadar kapur optimum yang mampu meningkatkan karakteristik tanah sehingga lebih layak digunakan sebagai lapisan tanah dasar konstruksi jalan maupun bangunan.