Pramenopause merupakan fase transisi alami dalam siklus kehidupan reproduksi perempuan yang ditandai dengan penurunan fungsi ovarium dan perubahan kadar hormon estrogen. Kondisi ini sering disertai perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan serta memicu kecemasan apabila tidak dipahami dengan baik. Kurangnya pengetahuan mengenai perubahan tersebut dapat memengaruhi kesiapan perempuan dalam menghadapi masa pramenopause. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang perubahan fisik dan psikologis dengan tingkat kecemasan pada ibu pramenopause di wilayah kerja Puskesmas Kabun Kabupaten Rokan Hulu tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh wanita pramenopause di wilayah kerja Puskesmas Kabun sebanyak 1.810 orang, dengan sampel sebanyak 95 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan tentang perubahan pramenopause serta tingkat kecemasan responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 42 orang (44,2%), sedangkan responden yang berpengetahuan baik sebanyak 22 orang (23,2%) dan pengetahuan kurang sebanyak 31 orang (32,6%). Sebagian responden tidak mengalami kecemasan sebanyak 41 orang (56,8%), sementara 54 orang (43,2%) mengalami kecemasan. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan tentang perubahan fisik dan psikologis dengan tingkat kecemasan ibu pramenopause. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi kesehatan reproduksi bagi perempuan pramenopause guna meningkatkan pemahaman dan kesiapan dalam menghadapi perubahan yang terjadi.