Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI KLINIK ROHUL SEHAT DESA RAMBAH heny sepduwiana; Andriana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 9 No. 02 (2021): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.329 KB) | DOI: 10.30606/jmn.v9i02.1019

Abstract

Pregnancy is a natural and physiological state. Nausea and vomiting experienced by pregnant women is a common thing because during pregnancy the HCG hormone will increase, if excessive nausea and vomiting will be a problem for pregnant women. in early pregnancy, has been reported to be associated with an increased risk for low birth weight, preterm delivery, small for gestational age, and perinatal death. The purpose of carrying out midwifery care for pregnant women Mrs. H is 36 years old with hyperemesis gravidarum at the Rohul Sehat Clinic, Rambah Village, thoroughly with a 7-step varney midwife mindset approach. Methods: Type of case study report using the 7-step Varney method, location of the Rohul Sehat Clinic, Rambah Village. The subject of the case study is a pregnant woman with hyperemesis gravidarum, Ny. H with H2P1A0 aged 36 years by providing care to pregnant women, case study time on August 24 to August 26, 2021. The data collection techniques include interviews and observations and secondary data includes documentation and literature studies. Results After the midwifery care for Mrs. H, 36 years old, H2P1A0 with hyperemesis gravidarum which took place gradually with midwifery care for mothers who experienced excessive nausea and vomiting, had been resolved. Conclusion It is hoped that the theory and practice of pregnant women with hyperemesis gravidarum will be developed further.
TINJAUAN PENGALAMAN WANITA YANG SEMBUH DARI COVID-19 DI KABUPATEN ROKAN HULU Rika Herawati; Andriana; Evi Kristina
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 9 No. 02 (2021): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.781 KB) | DOI: 10.30606/jmn.v9i02.1033

Abstract

Fenomena kasus coronavirus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 pada manusia pertama kali dilaporkan terjadi di kota Wuhan, Tiongkok (Cina) pada awal Desember 2019,Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di kabupaten Rokan Hulu pada bulan maret 2020 hingga februari 2021 694 kasus,Wanita yang terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 152, sembuh 150 orang dan 2 orang meninggal, adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengalaman seorang wanita yang positif covid-19 hingga sembuh. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan desain penelitian Fenomenologi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa penularan yang Covid-19 masing-masing responden berbeda-beda, mulai dari penularan di tempat kerja,kontak dengan orang yang terinfeksi,dan kelelahan.Adapun pemeriksaan yang dilakukan sebelum dinyatakan positif Covid-19 adalah pemeriksaan rapid test dan PCR (polymerase chain reaction). tanda dan gejala yang dirasakan diantaranya seperti demam, batuk kering, Flu, nyeri otot, napas pendek, sakit kepala hingga hilangnya sensasi rasa dan bau (anosmia). Masa penyembuhan Covid-19 isolasi selama kurang lebih 2 minggu dan lebih dari 3-6 minggu. Dan usaha yang dilakukan selama penyembuhan seperti mengosumsi makanan yang bergizi, Meskipun makanan bukan sepenuhnya sebagai penangkal virus, namun gizi yang baik akan lebih menguatkan sistem kekebalan tubuh sehingga bisa memberikan perlindungan ekstra kepada tubuh. olahraga ringan, istirahat yang cukup,mengosumsi obat sesuai kebutuhan dan multivitamin. selalu patuhi protokol kesehatan untuk mengurangi penularan Virus Corona dengan menerapkan 5M yaitu : Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak,menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN PUTING SUSU LECET DI KLINIK ROHUL SEHAT DESA RAMBAH Andriana; Heny Sepduwiana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 9 No. 01 (2021): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.148 KB) | DOI: 10.30606/jmn.v9i01.1038

Abstract

The scope for achieving exclusive breastfeeding is still not satisfactory.The obstacles faced by breastfeeding mothers include blistered nipples. Some of the causes of sore nipples include improper breastfeeding technique, lack of milk production. The condition of blistered nipples causes pain that is felt by the mother and can also cause stress to the mother which makes it difficult for the mother to provide exclusive breastfeeding so that only a small amount of milk is obtained by the baby. The objective of the study is to carry out midwifery care for postpartummothers day 2th Mrs.A (34 years old) with nipple blisters at the Rohul Sehat Clinic in Rambah village thoroughly with a midwife mindset approach 7 varney steps. The research was casestudy report with the 7 step of Varney method, that was done at Rohul Sehat Clinic in Rambah village. The subject of the study were postpartum mothers with nipple blisters Mrs. A P2A0 (34years old) by breast care, oxytocin massage, teaching correct breastfeeding techniques. Thestudy was done from December 19 to December 26 2020. The technique of data collection used interview and observation and secondary data used documentation and literature.After being conducted midwifery care to Mrs. A (34 years old) P2A0 with breast care, oxytocin massage, the correct breastfeeding technique for 2 days the problem has been resolved. It is expected to develop the further theory and practice of midwifery care of postpartum mothers with nipple blisters.
GAMBARAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS PASIR PENGARAIAN Andriana; Elvira Junita; Sri Mandalika; Suryani
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 9 No. 02 (2021): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.458 KB) | DOI: 10.30606/jmn.v9i02.1079

Abstract

Dysmenorrhea is a painful condition that occurs during menstruation that can interfere with activities, causing pain in the lower abdomen, which spreads to the lower back and legs. The incidence of dysmenorrhea is experienced by young women around the world on average. The cause of pain is due to an imbalance of the hormone progesterone in the blood. Several factors triggering the occurrence of dysmenorrhea include the first menstruation at an early age, endocrine factors, psychological disorders, allergic, long menstrual periods, heavy menstrual blood flow, smoking, a history of obesity and alcohol consumption. Efforts to overcome dysmenorrhea can be done by non-pharmacological and pharmacological methods. This study aims to describe the incidence of dysmenorrhea in adolescent girls. This study used a descriptive survey method with a questionnaire that was distributed via google form to 73 students of the Faculty of Health Sciences, Pasir Pengaraian University. The results showed that the average menarche at the age of 13-16 years was 39 people (53.43%), the most experienced dysmenorrhea was 52 people (71.23%), the efforts made to reduce dysmenorrhea with rest were 35 people. (47.95 %) and 38 people (52.05%) who tried to reduce the feeling of dysmenorrhea, respondents used drugs to reduce dysmenorrhea, namely 26 respondents (35.62%). The conclusion of this study is that the average age of menarche for adolescent girl is 13-16 years, the majority experience dysmenorrhea, most of the adolescent girl make efforts to reduce dysmenorrhea pain with non-pharmacological and pharmacological methods.
GAMBARAN PENGGUNAAN KARTU SKOR POEDJI ROCHJATI DALAM DETEKSI DINI RISIKO TINGGI KEHAMILAN Nina Surya Fitri Yanti; Rika Herawati; Andriana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 01 (2022): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab utama kematian ibu adalah komplikasi dalam kehamilan dan persalinan. Kematian ibu dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan dan deteksi dini risiko tinggi kehamilan dengan menggunakan suatu alat skrining sederhana yaitu Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 104 orang responden. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni sampai November 2019 dengan teknik wawancara menggunakan kusioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bidan yang menggunakan KSPR hanya 35 orang (33,7%). Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar bidan belum menggunakan KSPR karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang penggunaan KSPR
Pengaruh Facial Wajah Terhadap Efek Samping (Jerawat) Penggunaan Kontrasepsi pada Ibu Akseptor KB Hormonal di Desa Rambah Samo Barat Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu 2025 Zulkhoira Zulkhoira; Andriana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3654

Abstract

Kontrasepsi hormonal adalah metode pengendalian kelahiran menggunakan hormon estrogen dan progesteron untuk menghentikan terjadinya kehamilan. Namun kontrasepsi hormonal dapat menimbulkan efek samping berupa jerawat. Jerawat adalah kondisi kulit yang terjadi karena beberapa faktor. Biasanya bermula ketika terjadi ketidakseimbangan hormon seperti androgen, yang dapat menyebabkan produksi minyak berlebih. Kelenjar minyak di kulit memproduksi terlalu banyak sebum, dan sel - sel kulit di sekitar folikel rambut tidak terkelupas dengan baik, sehingga menyebabkan penyumbatan. Hal ini kemudian memicu reaksi peradangan, yang kemudian menyebabkan jerawat. Tindakan yang bisa dilakukan agar jerawat berkurang dengan melakukan facial wajah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh facial wajah terhadap efek samping (jerawat) penggunaan kontrasepsi pada ibu akseptor KB hormonal. Metode kuantitatif, menggunakan metode Pre-Eksperimen dengan pendekatan desain one group pretest-posttest. Menggunakan teknik sampling non probabilitas, yaitu pengambilan sampel dari populasi dengan pertimbangan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti sebanyak 10 orang ibu akseptor KB hormonal yang mengalami jerawat sedang. Hasil penelitian dari analisis rata – rata derajat jerawat sebelum di berikan facial wajah adalah 26.30, sedangkan rata – rata derajat jerawat sesudah diberikan facial wajah adalah 10.60. hal ini menunjukkan mean posttest lebih kecil dari mean pretest. Berdasarkan hasil uji statistik T-Dependent didapatkan p-value (0.000) < 0.05 yang artinya ada pengaruh antara pemberian facial wajah terhadap efek samping (jerawat) penggunaan kontrasepsi pada ibu akseptor KB hormonal di Desa Rambah Samo Barat. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi bahwa dengan melakukan facial wajah dapat mengurangi efek samping (jerawat) penggunaan kontrasepsi pada akseptor KB hormonal di Desa Rambah Samo Barat.
PENGARUH RENDAM AIR JAHE HANGAT TERHADAP DERAJAT EDEMA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PRAKTEK DOKTER MUHAMMAD FAKHRIZAL TAMBUSAI UTARA Romy Wahyuny; Eka Yuli Handayani; Andriana; Roro Yundari
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4403

Abstract

Proses kehamilan sampai persalinan dan nifas merupakan mata rantai satu kesatuan dari konsepsi, nidasi, sampai dengan persalinan. Tujuan penelitian ini Apakah Ada Pengaruh Pemberian Rendam Air Jahe Hangat Terhadap Derajat Edema Pada Ibu Hamil Trimester III Di Praktek Dokter Muhammad Fakhrizal Tambusai Utara. P$en$elitian ini dilakukan mulai tanggal 1 Juli- 29 S$ept$emb$er 2023 di praktek dokter Muhammad Fakhrizal, kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Pra Eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat derajat edema pada ibu hamil trimester III di Praktek Dokter Muhammad Fakhrizal Tambusai Utara sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan.Metode penelitian ini Melakukan pretest untuk mengetahui tingkat derajat edema yang dialami ibu hamil trimester III di praktek dokter Muhammad Fakhrizal sebelum dilakukannya rendam air jahe hangat guna untuk mengurangi derajat edema ibu hamil trimester III. Melakukan posttest guna untuk mengurangi derajat edema yang dialami ibu hamil trimester III di praktek dokter Muhammad Fakhrizal setelah diberikan rendam air jahe hangat.yaitu Surv$ey analitik d$engan p$end$ekatan cross s$ectional. Sampel yaitu bagian populasi yang akan diteliti dari karakteristik dimiliki populasi (Hidayat, 2014). Sampel dalam penelitian ini 33 orang ibu hamil trimester III yang mengalami edema di praktek dokter Muhammad Fakhrizal. Hasil penelitian pada derajat edema ibu hamil trimester III sebelum diberikan rendam air jehe hangat Rata-rata ± SD = 4.73 ± 0.977, pada derajat edema ibu hamil trimester III sesudah diberikan rendam air jehe hangat Rata-rata ± SD = 2.48 ± 1.326.
PENGARUH SEDUHAN DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DAN HB PADA IBU NIFAS DI KLINIK SWASTA BIDAN ENNY SWITA NAINGGOLAN, Amd.Keb WILAYAH TAMBUSAI KECAMATAN TAMBUSAI Yuyun Bewelli Fahmi; Romy Wahyuny; Andriana; Zuliani Tambusai
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4449

Abstract

Pada keadaan fisiologi menyusui, kebutuhan gizi ibu meningkat karna kebutuhan untuk memproduksi ASI faktor makanan berpengaruh signifikan terhadap produksi ASI selain faktor psikis dan isapan bayi. Daun kelor merupakan salah satu bagian dari tanaman kelor yang banyak diteliti kandungan gizi dan kegunaannya. Daun kelor kaya akan nutrisi,diantaranya kalsium,zat besi,protein,vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Daun kelor mengandung zat besi lebih tinggi dari air seduhan lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan metode PreExperimental dengan uji statistic menggunakan uji T dependen. Hasil penelitian ini adalah Rerata Peningkatan pertambahan volume ASI pada ibu nifas sebelum diberikan seduhan daun kelor memiliki rerata 35,0. Untuk Rerata Peningkatan pertambahan kadar HB pada ibu nifas sebelum diberikan seduhan daun kelor memiliki rerata sebelum diberikan seduhan daun kelor memiliki rerata 9,2. Untuk hasil uji Paired sampel T test terlihat bahwa nilai p = 0,032 < 0,05 artinya ada perbedaan rerata pertambahan volume ASI pada ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan seduhan daun kelor. Dan hasil uji paired sample t test terlihat bahwa nilai p = 0,026 < 0,05 artinya ada perbedaan rerata pertambahan kadar HB pada ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan seduhan daun kelor. Dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian seduhan daun kelor terhadap peningkatan ASI dan Hb ibu nifas.
HUBUNGAN TINDAKAN SUAMI DENGAN GANGGUAN PSIKOLOGI PADA IBU NIFAS DI KLINIK SEHAT TAMBUSAI BARAT Andriana; Pangaribuan D
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4944

Abstract

Masa nifas merupakan masa transisi yang kritis bagi ibu dalam kehidupan reproduksinya. Fase ini disebut kritis karena masih banyak kemungkinan yang akan terjadi baik berhubungan dengan perubahan fisik maupun psikologis ibu setelah proses kehamilan dan persalinan. Perubahan peran menjadi seorang ibu secara psikologis adalah perubahan peran yang sangat dramatis dari sebelumnya yang mana sangat memungkinkan ibu mengalami stress dalam menjalankan peran barunya. Perubahan tersebut merupakan perubahan psikologis yang normal terjadi pada seorang ibu yang baru melahirkan. Namun, hanya sebagian ibu nifas yang dapat menyesuaikan diri, sebagian yang lain tidak berhasil menyesuaikan diri dan mengalami gangguan-gangguan psikologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Tindakan suami dengan gangguan psikologi pada masa nifas. Jenis penelitian kuantitatif analitik, serta rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 30 orang dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang, berdasarkan perhitungan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini terdiri dari dua variabel meliputi Tindakan suami dan terjadinya gangguan psikologi pada ibu nifas. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan distribusi tindakan pada ibu nifas sebagian besar tidak mendukung sebanyak 20 orang (59,4%). Distribusi pada ibu nifas sebagian besar mengalami gangguan psikologi sebanyak 20 orang (62,5%). Hasil analisis menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000. Asrtinya nilai p-value<α=0,05, hasil analisis signifikan. Ada hubungan tindakan suami dengan terjadinya gangguan psikologi pada ibu nifas.
HUBUNGAN PNGETAHUAN TENTANG PERUBAHAN FISIK DAN PSIKOLOGIS DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU PRAMENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUN KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2023 Andriana; Hartati, R
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4945

Abstract

Pramenopause merupakan fase transisi alami dalam siklus kehidupan reproduksi perempuan yang ditandai dengan penurunan fungsi ovarium dan perubahan kadar hormon estrogen. Kondisi ini sering disertai perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan serta memicu kecemasan apabila tidak dipahami dengan baik. Kurangnya pengetahuan mengenai perubahan tersebut dapat memengaruhi kesiapan perempuan dalam menghadapi masa pramenopause. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang perubahan fisik dan psikologis dengan tingkat kecemasan pada ibu pramenopause di wilayah kerja Puskesmas Kabun Kabupaten Rokan Hulu tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh wanita pramenopause di wilayah kerja Puskesmas Kabun sebanyak 1.810 orang, dengan sampel sebanyak 95 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan tentang perubahan pramenopause serta tingkat kecemasan responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 42 orang (44,2%), sedangkan responden yang berpengetahuan baik sebanyak 22 orang (23,2%) dan pengetahuan kurang sebanyak 31 orang (32,6%). Sebagian responden tidak mengalami kecemasan sebanyak 41 orang (56,8%), sementara 54 orang (43,2%) mengalami kecemasan. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan tentang perubahan fisik dan psikologis dengan tingkat kecemasan ibu pramenopause. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi kesehatan reproduksi bagi perempuan pramenopause guna meningkatkan pemahaman dan kesiapan dalam menghadapi perubahan yang terjadi.