Suhariyati Suhariyati
Universitas Muhammadiyah Lamongan, Lamongan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Interactive comics and family engagement to foster personal hygiene autonomy in children with special needs Dias Tiara Putri Utomo; Suhariyati Suhariyati; Nahardian Vica Rahmawati
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 22 No. 1 (2026): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v22i1.14815

Abstract

[Bahasa]: Anak berkebutuhan khusus (ABK) sering menghadapi kendala dalam menjaga personal hygiene secara mandiri akibat keterbatasan pemahaman dan keterampilan motorik halus. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang adaptif serta keterlibatan aktif orang tua untuk membangun kebiasaan kebersihan diri yang efektif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman praktik kebersihan melalui pemanfaatan media komik interaktif sebagai sarana edukasi serta menumbuhkan kemandirian personal hygiene pada ABK. Program ini dilaksanakan pada periode Mei hingga September 2025 dengan menggunakan pendekatan Participatory Community Engagement. Intervensi dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu sosialisasi, pendidikan dan pelatihan, implementasi, serta evaluasi. Kegiatan pendidikan dan pelatihan berfokus pada praktik personal hygiene yang didukung dengan penggunaan media komik interaktif meliputi kegiatan cuci tangan sesuai pedoman WHO, menggosok gigi, dan memotong kuku. Evaluasi program dilakukan dengan menganalisis data pre-test dan post-test menggunakan instrumen lembar ceklis yang diisi oleh orang tua. Hasil evaluasi pada 25 ABK menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator personal hygiene. Pada 6 langkah cuci tangan sesuai pedoman WHO terdapat peningkatan kemandirian dari 64% menjadi 80%. Pada aktivitas menggosok gigi, kemandirian siswa meningkat dari 64% menjadi 76%. Sebaliknya, memotong kuku menunjukkan tingkat kemandirian terendah, di mana sebelum intervensi, hanya 52% ABK yang menunjukkan tingkat kemandirian, yang kemudian meningkat menjadi 56%% kemandirian. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif dan keterlibatan orang tua berkontribusi positif dalam meningkatkan kemandirian personal hygiene pada ABK. Kata Kunci: anak berkebutuhan khusus, keterlibatan orang tua, komik interaktif, kebersihan diri, participatory community engagement  [English]: Children with special needs (CSN) frequently face challenges in maintaining personal hygiene independently due to limited comprehension and fine motor skills. Therefore, adaptive educational media and active parental involvement are necessary to foster effective personal hygiene habits. This community service project aims to enhance the understanding of hygiene practices through interactive comics as an educational tool while cultivating personal hygiene independence among CSN. The program was conducted from May to September 2025 using a Participatory Community Engagement Approach. Interventions were carried out across several stages: socialization, education and training, action, and evaluation. The education and training activities focused on personal hygiene practices supported by interactive comics, covering handwashing according to WHO guidelines, toothbrushing, and nail trimming. Program evaluation analyzed pre-test and post-test data using checklist instruments completed by parents. Results among 25 CSN demonstrated improvements across all personal hygiene indicators. For the WHO 6-step handwashing technique, independence increased from 64% to 80%. In toothbrushing activities, student independence rose from 64% to 76%. Conversely, nail trimming yielded the lowest baseline independence, rising from 52% prior to intervention to 56% independence. These findings indicate that interactive media and parental involvement contribute positively to increasing personal hygiene independence among CSN. Keywords: children with special needs, parental engagement, interactive comics, personal hygiene, participatory community engagement