Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penilaian Postur Kerja Menggunakan Metode Quick Exsposure Checklist (QEC) Pada Pekerja Bongkar Muat Di UD. Jamboe Aye Putra Muhammad Zeki; Nuramalawati Nuramalawati; Haris Munandar
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 8, No 1 (2026): Vol 8, No 1 (2026): Jurnal SENOPATI Vol 8, No 1 (in progress)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2026.v8i1.9119

Abstract

UD. Jambo Aye Putra adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang bongkar muat dan pengolahan kayu dimana kegiatan ini masih banyak mengandalkan tenaga manusia. Aktifitas bongkar muat kayu dilakukan secara manual dengan postur kerja yang berpotensi menimbulkan risiko gangguan muskuloskeletal akibat posisi kerja yang berbahaya seperti membungkuk, mengangkat beban berat, memutar tubuh, serta gerakan kerja yang dilakukan secara berulang-ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat resiko ergonomi pada pekerja bongkar muat kayu menggunakan metode Quick Exposure Check (QEC). Penelitian dilakukan terhadap enam orang pekerja bongkar muat kayu di UD.Jambo Aye Putra dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pekerja serta observasi langsung terhadap postur kerja. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis untuk menentukan skor paparan (Exposure Score) dan tingkat tindakan yang diperlukan terhadap risiko gangguan muskoloskeletal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postur kerja cenderung tidak ergonomis. Aktivitas kerja yang dilakukan pekerja meliputi posisi membungkuk, mengangkat beban berat, posisi tubuh yang memutar, serta gerakan gerakan berulang khususnya pada lengan dan pergelangan tangan yang berpotensi menyebabkan gangguan muskoloskeletal pada bagian, bahu, punggung, leher dan pergelangan tangan. Menurut hasil penilaian dengan menggunakan metode QEC diperoleh hasil sebanyak lima pekerja memiliki persentase skor paparan di atas 50% dengan kategori risiko tinggi sehingga memerlukan tindakan perbaikan dalam waktu dekat. Sementara satu pekerja lainnya memperoleh persentase skor 42,05% dengan skor paparan 74 yang mana nilai ini termasuk dalam level tindakan 2 yang memerlukan perbaikan pada waktu yang akan datang. Secara keseluruhan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi kerja aktivitas bongkar muat kayu di UD. Jambo Aye Putra memerlukan perhatian dan tindakan perbaikan ergonomi untuk mengurangi risiko gangguan muskoloskeletal pada pekerja.