Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Hubungan Pekerjaan terhadap Pengetahuan Pranikah pada Calon Pengantin sebagai Langkah Awal Persiapan Pranikah Desi Ekawati; Anugerah Destia Trisetyaningsih; Era Revika
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/5cj3cz26

Abstract

Pengetahuan pranikah adalah aspek krusial dalam mempersiapkan calon pengantin menghadapi kehidupan berkeluarga, termasuk di dalamnya kesehatan reproduksi dan perencanaan kehamilan. Faktor pekerjaan ikut berperan dalam membentuk tingkat pengetahuan tersebut. Namun, sering kali pemahaman calon pengantin masih terbatas, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui hubungan pekerjaan terhadap pengetahuan pranikah sebagai dasar untuk pengembangan edukasi pranikah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi analitik observasional dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di KUA Sewon selama bulan Juni hingga Desember 2025 dengan jumlah subjek sebanyak 43 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square untuk melihat kaitan antara pekerjaan dan pengetahuan calon pengantin. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel independen pekerjaan dengan pengetahuan pranikah calon pengantin, di mana Nilai Pearson Chi-Square = 3,876 dengan p-value 0,049 < 0,05. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dan pengetahuan pranikah pada calon pengantin. Premarital knowledge is a crucial aspect in preparing prospective brides and grooms for family life, encompassing reproductive health and pregnancy planning. Employment factors play a role in shaping this level of knowledge. However, often the understanding of engaged couples remains limited, necessitating research to identify the relationship between employment and premarital knowledge as a foundation for developing premarital education. This study employs an analytical observational approach with a cross-sectional design. The research was conducted at KUA Sewon from June to December 2025, involving 43 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. Data analysis was performed using bivariate analysis with the Chi-square statistical test to examine the link between employment and premarital knowledge. The results indicate a significant relationship between the independent variable of employment and the premarital knowledge of engaged couples, with a Pearson Chi-Square value = 3.876 and a p-value of 0.049 < 0.05. In conclusion, there is a significant relationship between employment and premarital knowledge among engaged couples.
Analisis Hubungan Pekerjaan terhadap Pengetahuan Pranikah pada Calon Pengantin sebagai Langkah Awal Persiapan Pranikah Desi Ekawati; Anugerah Destia Trisetyaningsih; Era Revika
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/5cj3cz26

Abstract

Pengetahuan pranikah adalah aspek krusial dalam mempersiapkan calon pengantin menghadapi kehidupan berkeluarga, termasuk di dalamnya kesehatan reproduksi dan perencanaan kehamilan. Faktor pekerjaan ikut berperan dalam membentuk tingkat pengetahuan tersebut. Namun, sering kali pemahaman calon pengantin masih terbatas, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui hubungan pekerjaan terhadap pengetahuan pranikah sebagai dasar untuk pengembangan edukasi pranikah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi analitik observasional dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di KUA Sewon selama bulan Juni hingga Desember 2025 dengan jumlah subjek sebanyak 43 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square untuk melihat kaitan antara pekerjaan dan pengetahuan calon pengantin. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel independen pekerjaan dengan pengetahuan pranikah calon pengantin, di mana Nilai Pearson Chi-Square = 3,876 dengan p-value 0,049 < 0,05. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dan pengetahuan pranikah pada calon pengantin. Premarital knowledge is a crucial aspect in preparing prospective brides and grooms for family life, encompassing reproductive health and pregnancy planning. Employment factors play a role in shaping this level of knowledge. However, often the understanding of engaged couples remains limited, necessitating research to identify the relationship between employment and premarital knowledge as a foundation for developing premarital education. This study employs an analytical observational approach with a cross-sectional design. The research was conducted at KUA Sewon from June to December 2025, involving 43 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. Data analysis was performed using bivariate analysis with the Chi-square statistical test to examine the link between employment and premarital knowledge. The results indicate a significant relationship between the independent variable of employment and the premarital knowledge of engaged couples, with a Pearson Chi-Square value = 3.876 and a p-value of 0.049 < 0.05. In conclusion, there is a significant relationship between employment and premarital knowledge among engaged couples.
Research trends on critical thinking skills in Indonesian health journals: A methodological review Retno Heru Setyorini; Era Revika; Desi Ekawati
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 36 No. 3 (2026): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v36i3.4505

Abstract

Background: Critical thinking skills are essential in health education and practice, supporting evidence-based decision-making and health literacy. Although critical thinking research has increased globally, methodological analyses of Indonesian health journals remain limited. Objective: This study aimed to analyze publication trends and methodological characteristics of critical thinking skills research in Indonesian health journals. Methods: A methodological review using content analysis examined articles published between 2000 and 2025 in Indonesian health journals indexed in the Science and Technology Index (SINTA). Twenty-four eligible articles were analyzed based on seven aspects: publication year, research type and design, research subjects, health topics, interventions, data collection instruments, and data analysis methods. Results: Publications increased after 2019, with peaks in 2020 and 2024. Quantitative studies predominated (n=17; 70.8%), comprising quasi-experimental (n=9; 52.9%), cross-sectional (n=7; 41.2%), and cohort comparative (n=1; 5.9%) designs. Nursing students were the most frequently studied population. Only a limited number of studies addressed specific health issues, including reproductive health and urogenital disorders, while most focused on academic and psychological factors related to critical thinking. Questionnaires were the most commonly used instruments, and data analysis primarily relied on bivariate techniques, with limited use of multivariate analysis. Conclusion: This review provides a methodological overview of critical thinking skills research in Indonesian health journals, identifying dominant approaches and key methodological gaps. The findings may inform future research, particularly efforts to strengthen evidence-based health education research in Indonesia.