This Author published in this journals
All Journal Berita Biologi
Agnes Heratri
CV Pradipta Paramita, Dusun Waru, Desa Pulosari, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL MELON (Cucumis melo L.) TERHADAP APLIKASI PGPR DAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA COCOPEAT BARU DAN BEKAS Grace Felicyta; Agnes Heratri; Rully Adi Nugroho
Berita Biologi Vol 25 No 2 (2026): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2026.15854

Abstract

Cocopeat merupakan media tanam yang banyak digunakan dalam sistem budidaya tanpa tanah, namun kualitasnya dapat menurun setelah penggunaan berulang sehingga berpotensi mempengaruhi efektivitas input seperti Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan pupuk cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kualitas cocopeat serta aplikasi PGPR dan pupuk cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon (Cucumis melo L.) dalam sistem greenhouse. Penelitian menggunakan enam perlakuan kombinasi cocopeat baru dan bekas dengan aplikasi PGPR dan pupuk cair, masing-masing dengan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter daun, jumlah daun, dan berat buah pada beberapa waktu pengamatan. Data dianalisis menggunakan uji non-parametrik Kruskal–Wallis yang dilanjutkan dengan uji Dunn dengan koreksi Bonferroni serta uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh signifikan terhadap beberapa parameter pertumbuhan, khususnya pada fase pertumbuhan aktif. Perbedaan signifikan terutama ditemukan pada perbandingan antara kontrol cocopeat bekas dengan perlakuan berbasis cocopeat baru yang dikombinasikan dengan PGPR atau pupuk cair. Cocopeat baru cenderung menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik dibandingkan cocopeat bekas. Namun demikian, perbedaan antar perlakuan tidak selalu konsisten pada seluruh parameter dan waktu pengamatan. Dengan demikian, kualitas media tanam berperan lebih dominan dalam mempengaruhi pertumbuhan tanaman melon dibandingkan aplikasi PGPR dan pupuk cair. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan strategi budidaya melon berbasis media tanam yang lebih efisien dan berkelanjutan.