The development of digital literacy through the BUDI platform within the National Literacy Movement presents various children's stories in digital books that require assessment of their literary quality and character values. This study aims to analyze the characteristics of children's literature and the integration of character education values in the story "Toys from Nature." The study used a qualitative approach with descriptive-analytical methods. Data in the form of text excerpts were analyzed through reading and note-taking techniques and analyzed using Burhan Nurgiyantoro's children's literature theory and a character education framework. The results show that the work has a theme oriented towards the concrete world of children, simple and easily identifiable characterization, a linear and progressive plot, and communicative and concrete language appropriate for the development of elementary school readers. Character values such as creativity, cooperation, environmental awareness, self-confidence, and togetherness are implicitly integrated through the characters' actions and the development of events without didactic delivery. The study's conclusion confirms that "Toys from Nature" not only meets the criteria for children's literature structurally but is also pedagogically relevant as a digital literacy medium that supports the strengthening of character education in elementary schools. ABSTRAK Perkembangan literasi digital melalui platform BUDI dalam Gerakan Literasi Nasional menghadirkan berbagai cerita anak dalam buku digital yang perlu dikaji kualitas kesastraan dan muatan nilai karakternya. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik sastra anak dan integrasi nilai pendidikan karakter dalam cerita Mainan dari Alam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data berupa kutipan teks dianalisis melalui teknik baca dan catat serta dianalisis menggunakan teori sastra anak Burhan Nurgiyantoro dan kerangka pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya tersebut memiliki tema yang berorientasi pada dunia konkret anak, penokohan yang sederhana dan mudah diidentifikasi, alur linear dan progresif, serta bahasa komunikatif dan konkret yang sesuai dengan perkembangan pembaca sekolah dasar. Nilai karakter seperti kreativitas, kerja sama, kepedulian lingkungan, percaya diri, dan kebersamaan terintegrasi secara implisit melalui tindakan tokoh dan perkembangan peristiwa tanpa penyampaian didaktis. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Mainan dari Alam tidak hanya memenuhi kriteria sastra anak secara struktural, tetapi juga relevan secara pedagogis sebagai media literasi digital yang mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Kata kunci: sastra anak, cerita anak, pendidikan karakter, literasi digital, BUDI