Didik Wahyu Pratama
Universitas Tadulako, Palu, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Wacana "Hari Bebas Berbicara": Representasi Kebebasan dan Kebenaran dalam Novel Bungkam Suara Karya J.S Khairen Didik Wahyu Pratama; Achmad Herman; Fadhliah
Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkis.v4i3.3677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana novel Bungkam Suara merepresentasikan kebebasan berbicara melalui “Hari Bebas Berbicara” dan bagaimana kebenaran diproduksi dan diregulasi dalam wacana “Hari Bebas Berbicara” di dalam novel Bungkam Suara. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif, sementara teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis wacana kritis model Michel Foucault yang fokus kepada 2 hal, yaitu representasi dan misrepresentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui “Hari Bebas Bicara” yang diperoleh hanya dalam satu hari setiap tahun, penulis memperlihatkan bahwa kebebasan bukanlah sesuatu yang sepenuhnya netral. Kebebasan dapat menjadi sarana untuk menyampaikan kebenaran, mengungkap ketidakadilan, dan melawan penindasan, tetapi pada saat yang sama juga dapat disalahgunakan untuk menyebarkan fitnah, kebencian, serta membangun opini yang menyesatkan. Hal ini menunjukkan bahwa kebebasan berbicara selalu berada dalam hubungan yang erat dengan kekuasaan dan kepentingan tertentu. Sementara kebenaran digambarkan sebagai hasil pertarungan berbagai wacana yang saling bersaing untuk memperoleh legitimasi di ruang publik. Tokoh di dalam novel memperlihatkan bahwa suara yang dianggap benar seringkali dipengaruhi oleh posisi sosial, kekuasaan, dan kemampuan dalam mengendalikan informasi.