Dinda Itmawati
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Aktivitas Kolase Berbahan Alam terhadap Kemampuan Motorik Halus dan Kasar Anak Usia 5 -6 Tahun di TK Ilalang Tengger Dinda Itmawati; Martini Martini; Shinta Mariyatul Ulvy; Ivo Sindia Nur Azizah
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 3 (2026): September
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik yang berkembang pada masa awal kehidupan anak menempati posisi penting dalam pertumbuhannya secara menyeluruh, sebab kemampuan ini menopang kesanggupan anak menjalankan aktivitas harian secara mandiri. Motorik halus bertumpu pada koordinasi otot-otot kecil, sementara motorik kasar bergantung pada kendali gerak yang melibatkan otot-otot besar. Kolase berbahan alam menjadi salah satu bentuk kegiatan belajar yang dapat merangsang aspek perkembangan ini. Penelitian ini disusun untuk mengungkap sejauh mana aktivitas kolase bahan alam memengaruhi kemampuan motorik halus dan kasar anak usia 5-6 tahun di TK Ilalang Tengger. Digunakan pendekatan kuantitatif berjenis pra-eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest, melibatkan 9 anak usia 5-6 tahun. Lembar observasi kemampuan motorik dipakai untuk menghimpun data sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian data tersebut diolah memakai statistik deskriptif serta uji Paired Sample T-Test. Menurut hasil simulasi, rata-rata skor motorik halus naik dari 52,44 pada pretest menjadi 78,67 pada posttest, sedangkan rata-rata skor motorik kasar naik dari 54,22 menjadi 75,56. Uji Paired Sample T-Test menegaskan adanya perbedaan yang nyata pada kemampuan motorik anak sebelum dibandingkan sesudah kegiatan. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa kolase bahan alam, apabila disusun secara terpadu, dapat menjadi kegiatan pembelajaran alternatif yang mendukung perkembangan motorik anak, sekaligus memberi pengalaman belajar kontekstual lewat bahan-bahan yang diambil langsung dari lingkungan sekitar anak.