Yulisa Susanti
Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Esa Unggul

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Keterlibatan Ayah dengan Regulasi Emosi pada Remaja Akhir Perempuan Nayla Zhahiirah Adjani; Yulisa Susanti
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2391

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara adaptif. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan regulasi emosi adalah keterlibatan ayah dalam kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah dengan regulasi emosi pada remaja akhir perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 155 remaja akhir perempuan berusia 18-22 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala keterlibatan ayah berdasarkan teori Pleck (2010) dan skala regulasi emosi berdasarkan teori Gross (2014). Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,986 pada skala keterlibatan ayah dan 0,893 pada skala regulasi emosi. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan hubungan antarvariabel bersifat linear. Pengujian hipotesis menggunakan korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan ayah dengan regulasi emosi pada remaja akhir perempuan (r = 0,438; p < 0,001). Berdasarkan hasil tersebut, H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan ayah dengan regulasi emosi pada remaja akhir perempuan, dengan kekuatan hubungan berada pada kategori sedang
Hubungan Kesepian dengan Smartphone Addiction pada Remaja Akhir di Bekasi Muhammad Reza Diyyaurahman; Yulisa Susanti
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2401

Abstract

The increasing use of smartphones among adolescents may be associated with psychological conditions, including loneliness. Loneliness occurs when an individual’s perceived social relationships do not match their expectations and may be related to excessive smartphone use. This study aimed to determine the relationship between loneliness and   among late adolescents in Bekasi. Using a quantitative correlational design, 109 late adolescents aged 18–21 years were selected through purposive sampling. Data were collected using the UCLA Loneliness Scale Version 3 and   Scale–Short Version (SAS-SV), with 8 valid items for each instrument. Reliability coefficients were 0.784 for loneliness and 0.843 for. As the data were not normally distributed, hypothesis testing used Spearman Rank correlation. The results showed a significant positive relationship between loneliness and (r = 0.544, p < 0.05), indicating that higher loneliness was associated with higher   among late adolescents in Bekasi.