Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara adaptif. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan regulasi emosi adalah keterlibatan ayah dalam kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah dengan regulasi emosi pada remaja akhir perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 155 remaja akhir perempuan berusia 18-22 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala keterlibatan ayah berdasarkan teori Pleck (2010) dan skala regulasi emosi berdasarkan teori Gross (2014). Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,986 pada skala keterlibatan ayah dan 0,893 pada skala regulasi emosi. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan hubungan antarvariabel bersifat linear. Pengujian hipotesis menggunakan korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan ayah dengan regulasi emosi pada remaja akhir perempuan (r = 0,438; p < 0,001). Berdasarkan hasil tersebut, H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan ayah dengan regulasi emosi pada remaja akhir perempuan, dengan kekuatan hubungan berada pada kategori sedang