Kualitas proses pembelajaran berkorelasi langsung dengan efikasi guru, yang merupakan faktor penting dalam keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak beban kerja dan kompensasi terhadap kinerja guru di Madrasah Tsanawiyah Baitul Hikmah di Tasikmalaya. Metode penelitian kuantitatif yang digunakan dicirikan oleh pendekatan deskriptif dan verifikasi. Pendekatan deskriptif digunakan untuk mendefinisikan kondisi beban kerja, kompensasi, dan kinerja guru, sedangkan pendekatan verifikasi digunakan untuk menyelidiki dampak beban kerja dan kompensasi terhadap kinerja guru. Kuesioner dibagikan kepada 50 responden untuk mengumpulkan data. Uji korelasi, koefisien determinasi, dan regresi linier berganda diimplementasikan selama analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru, beban kerja, dan kompensasi diklasifikasikan sebagai "sangat baik". Nilai koefisien korelasi simultan sebesar 0,802 menunjukkan hubungan yang sangat positif dan kuat antara kinerja guru dan beban kerja serta kompensasi. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,644 menunjukkan bahwa 64,4% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh beban kerja dan kompensasi, sedangkan 35,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar kerangka penelitian. Beban kerja dan kompensasi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja guru, baik secara simultan maupun parsial. Kinerja guru sangat dipengaruhi oleh beban kerja. Oleh karena itu, peningkatan kinerja guru yang optimal dapat dicapai dengan mengelola beban kerja secara proporsional dan memberikan kompensasi yang adil dan memadai.