Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan pada anak usia sekolah dasar di Indonesia. Pengetahuan mengenai cara menyikat gigi yang benar masih rendah, terutama akibat metode edukasi yang kurang menarik. Media video animasi sebagai sarana edukasi kesehatan gigi dinilai efektif dalam menyampaikan informasi secara visual dan auditori kepada anak-anak. Media edukasi seperti video animasi diyakini mampu menarik perhatian anak dan meningkatkan pemahaman mereka, karena bersifat visual, menarik, dan mudah dicerna oleh anak-anak. Survei awal di SD Negeri 12 Banda Aceh menunjukkan bahwa 80% siswa memiliki kebersihan gigi dan mulut yang buruk.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan anak tentang cara menyikat gigi yang benar di SD Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy experimental menggunakan desain non-equivalent control group. Populasi terdiri dari 73 siswa kelas IV, dengan total sampling digunakan untuk membagi 37 siswa sebagai kelompok intervensi dan 36 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pengetahuan di analisis menggunakan uji Paired T-Test. Hasil Penelitian setelah intervensi menggunakan video animasi, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dari skor rata-rata 44,32 menjadi 91,08 (p = 0,001), pengetahuan menggunakan media power point dari skor rata - rata 51,67 menjadi 74,17, dengan nilai signifikansi (p = 0,001). menandakan bahwa penggunaan media video animasi lebih efektif dibandingkan media power point. Kesimpulan dalam penelitian ini media video animasi terbukti efektif sebagai media edukasi dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar dibandingkan mengunakan media power point.