Siswa di SMA Negeri 1 Air Joman mengalami gigi berlubang, rusak dan gigi tidak bersih sebesar 186 orang. Kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu faktor penting dalam menjadi Kesehatan tubuh secara keseluruhan. Salah satu upaya menjaga kebersihan gigi dan mulut adalah dengan menyikat gigi secara teratur menggunakan sikat gigi yang sesuai. Perbedaan tingkat kekerasan bulut sikat gigi, seperti soft dan medium, dapat memengaruhi kemampuan dalam membersihkan plak pada permukaan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan sikat gigi soft dan medium terhadap penurunan indeks plak pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Air Joman Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pengguna sikat gigi soft dan kelompok pengguna sikat gigi medium, masing-masing sebanyak 20 siswa. Pengukuran indeks plak dilakukan sebelum dan sesudah menyikat gigi menggunakan disclosing solution dan pemeriksaan indeks plak. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan nilai rata-rata sebelum menyikat gigi sebesar 1,75 dan sesudah menyikat gigi sebesar 1,65. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara indeks plak sebelum dan sesudah menyikat gigi soft dan medium sebesar 0,019 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa sikat gigi medium lebih efektif dalam menurunkan indeks plak dibandingkan sikat soft pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Air Joman, Provinsi Sumatera Utara. Disarankan siswa/i agar dapat menggunakan sikat gigi medium untuk membantu membersihkan plak yang melekat.