Wilayah pertambangan timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki karakter sosial dan lingkungan yang khas, sehingga pendidikan perlu dikembangkan dengan mempertimbangkan potensi serta kondisi lokal masyarakat. Salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran adalah pertanian, terutama untuk memberikan pengalaman konkret kepada anak dalam mengenali lingkungan, tanaman, pangan, dan potensi daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan pembelajaran pertanian, pendidikan berbasis potensi lokal, karakteristik pembelajaran anak, dan konteks sosial-ekologis wilayah pertambangan timah sebagai dasar perumusan kerangka konseptual pembelajaran pertanian berbasis potensi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan desain integrative literature review. Literatur yang relevan dikaji untuk mengidentifikasi konsep, pendekatan pembelajaran, karakteristik aktivitas pertanian bagi anak, serta konteks sosial dan lingkungan Bangka Belitung. Sintesis dilakukan melalui pengelompokan tematik untuk menemukan keterkaitan antarkonsep dan merumuskan rancangan pembelajaran yang sesuai dengan konteks lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran pertanian dapat menjadi pengalaman pendidikan yang menghubungkan anak dengan lingkungan melalui kegiatan mengenal tanaman, mengamati pertumbuhan, menanam, merawat, dan mengenali hasil pertanian. Berdasarkan sintesis tersebut, penelitian merumuskan kerangka konseptual yang menghubungkan konteks sosial dan lingkungan Bangka Belitung, potensi pertanian lokal, pembelajaran berbasis pengalaman dan eksplorasi, aktivitas yang sesuai dengan karakteristik anak, serta pengenalan lingkungan dan potensi lokal. Kerangka ini dapat menjadi dasar bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran berbasis potensi lokal serta menjadi pijakan bagi penelitian empiris selanjutnya di wilayah Bangka Belitung.