Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perbandingan Mutu Beton Pada Perumahan Subsidi Dan Non Subsidi : Studi Kasus: Perumahan Harmoni Songka Dan C Rymon Abraham; Muhammad Fikri; Sudirman Sudirman
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 2 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 2, Mei - Agustus Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i2.9859

Abstract

Kota Palopo secara umum telah membuat kemajuan yang baik dan cepat dalam pembangunan rumah. Hal ini terlihat dari meningkatnya pembangunan di Palopo, termasuk pengembangan rumah. Kebutuhan pokok manusia dan faktor dalam kesehatan masyarakat adalah perumahan. Akibatnya, standar perumahan menjadi perhatian penting dalam kesehatan masyarakat dan penyediaan perumahan merupakan tujuan inti yang kompleks. Perbandingan kualitas beton pada rumah bersubsidi (Harmoni Songka) dan rumah non-subsidi (Baverlly Hills) menunjukkan bahwa untuk semua elemen struktural pada rumah bersubsidi, kekuatan tekan beton yang diukur langsung dari lapangan adalah 16,7 MPa atau K-200. Hal ini masih di bawah kualitas yang direncanakan, yaitu K-225 atau 18,6 MPa. Sebaliknya, beton yang digunakan pada rumah non-subsidi memiliki kekuatan tekan sebesar 22,3 MPa, atau K-250, untuk semua komponen struktural, memenuhi kualitas yang direncanakan sebesar 20,7 MPa, atau K-250. The city of Palopo has generally made good and rapid progress in housing development. This is evident from the increasing construction in Palopo, including housing development. Basic human needs and factors in public health include housing. As a result, housing standards are an important concern in public health, and housing provision is a complex core objective. A comparison of concrete quality in subsidized houses (Harmoni Songka) and non-subsidized houses (Baverlly Hills) shows that for all structural elements in subsidized houses, the compressive strength of concrete measured directly from the field is 16.7 MPa or K-200. This is still below the planned quality, which is K-225 or 18.6 MPa. In contrast, the concrete used in non-subsidized houses has a compressive strength of 22.3 MPa, or K-250, for all structural components, meeting the planned quality of 20.7 MPa, or K-250.