Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis curah hujan rencana dan debit banjir rencana pada das capkar, kecamatan walenrang, kabupaten luwu. Data yang digunakan berupa curah hujan maksimum harian selama 10 tahun (2016–2025) dari psda kota palopo. Analisis curah hujan rencana dilakukan menggunakan distribusi gumbel berdasarkan uji kecocokan. hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan rencana meningkat dari 37,69 mm (periode ulang 2 tahun) hingga 114,75 mm (100 tahun). debit rencana dihitung menggunakan metode rasional, haspers, dan van de weduwen, dengan hasil berturut-turut sebesar 5,08 m³/det, 5,47 m³/det, dan 8,21 m³/det pada periode ulang 2 tahun. debit aktual hasil pengukuran lapangan sebesar 0,355 m³/det. Perbedaan nilai debit rencana dan aktual disebabkan oleh kondisi aliran normal saat pengukuran dan penggunaan metode empiris. Metode Rasional dinilai paling sesuai untuk DAS kecil karena menghasilkan nilai yang paling mendekati kondisi aktual. This study aims to analyze the design rainfall and flood discharge in the capkar watershed, walenrang district, luwu regency. The data used consist of 10 years (2016–2025) of maximum daily rainfall obtained from psda palopo. The design rainfall analysis was carried out using the gumbel distribution based on goodness-of-fit tests. The results show that the design rainfall increases from 37.69 mm (2-year return period) to 114.75 mm (100-year return period). The design discharge was calculated using the Rational, Haspers, and Van de Weduwen methods, resulting in 5.08 m³/s, 5.47 m³/s, and 8.21 m³/s, respectively, for the 2-year return period. The measured actual discharge was 0.355 m³/s. The difference between design and actual discharge is due to normal flow conditions during measurement and the use of empirical methods. The Rational method is considered the most suitable for small watersheds because it produces results closest to actual conditions.