I Gusti Ayu Putu Noveliana Pratiwi
University of Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Gen Padi (Oryza sativa L.) Hasil Persilangan IPB 3S x Beaq Ganggas dan Resiproknya I Gusti Ayu Putu Noveliana Pratiwi; I Gusti Putu Muliarta Aryana; I Wayan Sudika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/4dthtp50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gen serta pengaruh resiprokal pada karakter kuantitatif F1 hasil persilangan varietas IPB 3S dan padi beras merah lokal Beaq Ganggas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2025 di Narmada, Lombok Barat, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 4 perlakuan (IPB 3S, Beaq Ganggas, F1 IPB 3S x Beaq Ganggas, dan F1 Resiprok) dengan 6 ulangan. Data dianalisis menggunakan perhitungan nisbah potensi (hp) untuk mengidentifikasi aksi gen, serta pengujian rerata karakter kuantitatif menggunakan uji-t untuk melihat adanya pengaruh efek maternal. Hasil penelitian menunjukkan karakter kuantitatif yang diamati pada F1 IPB 3S x Beaq Ganggas dan resiproknya pada karakter tinggi tanaman, jumlah anakan produktif per rumpun, jumlah anakan non produktif per rumpun, luas daun, panjang malai dan berat 100 butir dikendalikan oleh aksi gen dominan sebagian, karakter umur berbunga pada resiproknya dikendalikan oleh aksi gen dominan sempurna, karakter tinggi tanaman, jumlah anakan non produktif per rumpun, luas daun, panjang malai, jumlah gabah berisi per malai, jumlah gabah hampa per malai, berat 100 butir, berat gabah per rumpun, umur berbunga dan umur panen dikendalikan oleh aksi gen overdominan, dan pada umur panen resiproknya tidak terdapat dominansi. Karakter tinggi tanaman, jumlah anakan produktif per rumpun, panjang malai, jumlah gabah berisi per malai, berat 100 butir, berat gabah per rumpun dan umur berbunga menunjukkan adanya pengaruh tetua betina (maternal effect), sedangkan pada karakter jumlah anakan non produktif per rumpun, luas daun, dan jumlah gabah hampa per malai tidak menunjukkan adanya pengaruh tetua betina (maternal effect).