Tantangan utama yang sesungguhnya adalah bagaimana dapat menciptakan sumber daya manusia yang dapat menghasilkan kinerja yang optimal untuk mencapai tujuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, Kabupaten Brebes. Dalam hal ini organisasi perlu meningkatkan kinerja. Beberapa factor yang mempengaruhi kinerja pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kepemimpinan, Penerapan SOP dan Fasilitas Kerja. Permasalahan yang berkaitan dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah adalah tingkat keterlambatan dan ketidakhadiran cukup tinggi, kurangnya ketegasan pemimpin dalam menindak lanjuti absensi dan keterlambatan, masih ada yang tidak menerapkan SOP dan beberapa kondisi fasilitas kerja yang rusak karena tidak dirawat dengan baik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, sebanyak 52 orang. Sedangkan alat analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, MSI (Methode Succesive Interval), uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil dari pengujian parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Terdapat pengaruh positif dan signifikan penerapan standar operasional prosedur terhadap kinerja pegawai, Tidak terdapat pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai.