Nayla Zahwani
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Kebijakan Moneter dalam Mengendalikan Inflasi di Indonesia Nayla Zahwani; Hendra Riofita
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.9825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan moneter dalam mengendalikan inflasi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan publikasi terkait yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan moneter, khususnya melalui instrumen suku bunga acuan, memiliki peran yang signifikan dalam mengendalikan inflasi, terutama dalam jangka menengah dan panjang. Penerapan Inflation Targeting Framework (ITF) juga terbukti mampu meningkatkan kredibilitas bank sentral serta membantu menjaga stabilitas harga. Namun demikian, efektivitas kebijakan moneter masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya mekanisme transmisi kebijakan, rendahnya inklusi keuangan, serta dominasi faktor non-moneter seperti gangguan pasokan dan kebijakan harga pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih baik antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal serta penguatan sektor keuangan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian inflasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan ekonomi yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia. Kajian juga menunjukkan bahwa kekuatan jalur suku bunga, kredit, nilai tukar, dan ekspektasi menentukan seberapa cepat keputusan kebijakan ditransmisikan ke sektor riil. Ketika inflasi bersumber dari sisi penawaran, termasuk kenaikan harga pangan, gangguan distribusi, dan kebijakan harga energi, kebijakan moneter perlu didukung oleh stabilisasi pasokan, perbaikan infrastruktur, serta koordinasi yang erat antara Bank Indonesia dan pemerintah. Secara keseluruhan, kebijakan moneter dinilai cukup efektif dalam kondisi normal, tetapi efektivitasnya tidak bersifat mutlak dan tetap bergantung pada kondisi struktural, guncangan eksternal, serta kualitas koordinasi kebijakan.