Habibi Al Khairat
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pesona Toga: Pemberdayaan Dan Sosialisasi Kader Posyandu Melalui Optimalisasi Tanaman Obat Keluarga Timotius Agung Soripada; Tubagus Odih Rhomdhani Wahid; Habibi Al Khairat; Afifah Ayu Putri; Ajeng Lestari; Audy Sintia Osri; Aulia Sri Adidarma; Azizah Dwi Utami; Lasmina Agnesia Sidabutar; Muhammad Afryan Perdana; Thareq Bumi Raka Akbar
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk upaya pemberdayaan masyarakat yang berperan dalam meningkatkan kemandirian keluarga menjaga kesehatan melalui pemanfaatan tanaman herbal yang aman dan mudah diperoleh. Kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam masyarakat, termasuk edukasi budidaya dan pemanfaatan TOGA. Namun, di Kelurahan Mundam masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya pengetahuan kader mengenai jenis dan manfaat tanaman obat, belum optimalnya pemanfaatan pekarangan sebagai lahan TOGA, serta terbatasnya kegiatan edukasi dan pendampingan terkait pengolahan tanaman obat keluarga. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut, tim dosen dan mahasiswa menerapkan metode Action Research melalui rangkaian edukasi, demonstrasi, serta pendampingan kader dalam budidaya dan pemanfaatan TOGA. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan kader mengenai jenis, manfaat, cara budidaya, serta pengolahan sederhana tanaman obat keluarga. Program “Pesona Toga” yang dilaksanakan telah berhasil meningkatkan optimalisasi pemanfaatan pekarangan posyandu dan memberikan dampak positif dalam memperkuat peran kader mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan di masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dalam menjaga kesehatan melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga.