Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk upaya pemberdayaan masyarakat yang berperan dalam meningkatkan kemandirian keluarga menjaga kesehatan melalui pemanfaatan tanaman herbal yang aman dan mudah diperoleh. Kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam masyarakat, termasuk edukasi budidaya dan pemanfaatan TOGA. Namun, di Kelurahan Mundam masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya pengetahuan kader mengenai jenis dan manfaat tanaman obat, belum optimalnya pemanfaatan pekarangan sebagai lahan TOGA, serta terbatasnya kegiatan edukasi dan pendampingan terkait pengolahan tanaman obat keluarga. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut, tim dosen dan mahasiswa menerapkan metode Action Research melalui rangkaian edukasi, demonstrasi, serta pendampingan kader dalam budidaya dan pemanfaatan TOGA. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan kader mengenai jenis, manfaat, cara budidaya, serta pengolahan sederhana tanaman obat keluarga. Program “Pesona Toga” yang dilaksanakan telah berhasil meningkatkan optimalisasi pemanfaatan pekarangan posyandu dan memberikan dampak positif dalam memperkuat peran kader mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan di masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dalam menjaga kesehatan melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga.
Copyrights © 2026