Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Nilai Budaya Perusahaan dan Disiplin Kerja sebagai Strategi untuk Peningkatan Kinerja di PT Saiful Mujani Studi Kualitatif Arif Juniar Diantara; Bambang Purnomo Yanuarso
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13219

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah: untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi nilai budaya perusahaan di PT Saiful Mujani, untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat kedisiplinan kerja karyawan di PT Saiful Mujani, dan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi nilai budaya perusahaan dan disiplin kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan di PT Saiful Mujani. Metode penelitian ini ialah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian ini ialah karyawan PT Saiful Mujani. . Dengan menjadikan peneliti sebagai alat utama, metode ini memungkinkan pengumpulan data deskriptif dan kontekstual. Metode kualitatif menggunakan berbagai teknik pengumpulan data, seperti wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: implementasi nilai budaya dalam PT Saiful Mujani yaitu kekeluargaan. PT Saiful Mujani menerapkan budaya kekeluargaan yang kuat terhadap pimpinan maupun karyawan. Implementasi disiplin kerja di PT Saiful Mujani memiliki model manajemen SDM yang menggabungkan antara fleksibilitas waktu dan pendekatan kekeluargaan. Peningkatan kinerja karyawan di PT Saiful Mujani dipengaruhi oleh adanya komitmen yang kuat, khususnya peran pemimpin dalam memberikan kepercayaan penuh kepada karyawan. peningkatan kinerja karyawan di PT Saiful Mujani dipengaruhi oleh adanya komitmen yang kuat, khususnya peran pemimpin dalam memberikan kepercayaan penuh kepada karyawan yang ditunjuk untuk memegang tanggung jawab dan mengimplementasikannya kepada rekan satu tim. seperti kesadaran individu, kemampuan membangun ekosistem kerja, keseimbangan psikologis antar karyawan, dan pelaksanaan pembinaan internal secara konsisten.