Vigo Septian Kristi
Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh ROA dan EPS terhadap Harga Saham dengan Nilai Perusahaan sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Sektor Perbankan Periode 2021-2024 Vigo Septian Kristi; Rita Meiriyanti; Prianka Ratri Nastiti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membuktikan secara empiris pengaruh Return on Assets (ROA) dan Earnings Per Share (EPS) terhadap harga saham, serta menguji peran Nilai Perusahaan (PBV) sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, sehingga diperoleh 31 perusahaan perbankan yang memenuhi kriteria dengan total pengamatan final sebanyak 79 data laporan keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui bantuan software SPSS. Hasil pengujian statistik secara parsial menunjukkan bahwa variabel ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham perbankan. Sebaliknya, variabel EPS terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pergerakan harga saham, yang menegaskan pentingnya porsi laba per lembar saham bagi keputusan para investor. Hasil pengujian moderasi (MRA) membuktikan bahwa Nilai Perusahaan (PBV) tidak mampu memoderasi, baik memperkuat maupun memperlemah, pengaruh ROA maupun EPS terhadap harga saham. Secara simultan, variabel ROA, EPS, dan Nilai Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan kemampuan nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 73,0%, sedangkan sisanya sebesar 26,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Implikasi praktis penelitian ini menyarankan pihak manajemen perbankan serta para investor untuk lebih memprioritaskan analisis rasio profitabilitas EPS.