Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Influence of the Board of Directors, Audit Committee, and Bank Size on Financial Performance with Leverage as a Moderating Variable Alina Indra Sakti Dwijayanti; C. Tri Widiastuti; Prianka Ratri Nastiti
Indonesian Economic Review Vol. 6 No. 1 (2026): February : Indonesian Economic Review
Publisher : Cahaya Abadi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53787/iconev.v6i1.106

Abstract

The impact of the audit committee, board of directors, and bank size on the return on assets (ROA) of banks listed on the Indonesian stock exchange between 2020 and 2024 is examined in this study. As a moderating variable, the leverage ratio is investigated. Purposive sampling and a quantitative technique were used to choose 27 businesses. Simple regression analysis and moderated regression analysis (MRA) in SPSS 26 were used for the analysis. The findings indicate that whereas audit committee size has a negative, but not statistically significant, link with ROA, board size has a substantial positive correlation with ROA. Larger banks are not always more lucrative since there is a strong negative correlation between bank size and ROA. The moderation analysis's findings imply that the leverage ratio has a stronger impact on debt-intensive companies and magnifies the favorable correlation between board size and ROA. Additionally, the debt ratio was discovered to be an independent moderating factor between bank size and ROA as well as between the audit committee and ROA.
Pengaruh ROA dan EPS terhadap Harga Saham dengan Nilai Perusahaan sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Sektor Perbankan Periode 2021-2024 Vigo Septian Kristi; Rita Meiriyanti; Prianka Ratri Nastiti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membuktikan secara empiris pengaruh Return on Assets (ROA) dan Earnings Per Share (EPS) terhadap harga saham, serta menguji peran Nilai Perusahaan (PBV) sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, sehingga diperoleh 31 perusahaan perbankan yang memenuhi kriteria dengan total pengamatan final sebanyak 79 data laporan keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) melalui bantuan software SPSS. Hasil pengujian statistik secara parsial menunjukkan bahwa variabel ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham perbankan. Sebaliknya, variabel EPS terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pergerakan harga saham, yang menegaskan pentingnya porsi laba per lembar saham bagi keputusan para investor. Hasil pengujian moderasi (MRA) membuktikan bahwa Nilai Perusahaan (PBV) tidak mampu memoderasi, baik memperkuat maupun memperlemah, pengaruh ROA maupun EPS terhadap harga saham. Secara simultan, variabel ROA, EPS, dan Nilai Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan kemampuan nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 73,0%, sedangkan sisanya sebesar 26,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Implikasi praktis penelitian ini menyarankan pihak manajemen perbankan serta para investor untuk lebih memprioritaskan analisis rasio profitabilitas EPS.
Kepercayaan Pelanggan Memediasi Citra Merek dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Anies Nor Kholidah; C. Tri Widiastuti; Prianka Ratri Nastiti
Solusi Vol. 23 No. 3 (2025): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v23i3.12023

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakstabilan angka penjualan yang dialami oleh Toko Nibras House Pati, meskipun toko tersebut telah dikenal memiliki brand image yang baik serta menawarkan produk dengan kualitas yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memicu pengaruh brand image dan hubungan timbal balik produk terhadap keputusan pembelian, dengan kepercayaan pelanggan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang disampaikan kepada konsumen Toko Nibras House Pati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Sebanyak 100 responden dilibatkan dalam penelitian ini, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa brand image tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepercayaan konsumen, sementara kualitas produk memberikan pengaruh yang signifikan. Selanjutnya, brand image juga tidak secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian, namun kualitas produk terbukti memberikan dampak yang signifikan. Kepercayaan konsumen tidak terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, sehingga tidak berperan sebagai variabel mediasi. Oleh karena itu, baik brand image maupun kualitas produk tidak memiliki pengaruh tidak langsung terhadap keputusan pembelian melalui kepercayaan konsumen. Meskipun citra merek belum memperlihatkan dampak signifikan pada penelitian ini, namun tetap menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan dalam strategi pemasaran jangka panjang. Temuan menekankan pentingnya kualitas produk dan kepercayaan konsumen dalam meningkatkan keputusan pembelian.