Khalala Nanda Ristiono
Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Influencer Marketing, E-WOM, dan Trust terhadap Keputusan Pembelian Shopee di Surakarta Khalala Nanda Ristiono; Rizky Ramadhan Aprian Aditama
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13545

Abstract

Keputusan konsumen di marketplace jarang muncul begitu saja, pilihan mereka biasanya terseret oleh rekomendasi sosok yang diikuti di media sosial, komentar sesama pembeli, dan naluri soal seberapa bisa dipercaya penjualnya kekuatan-kekuatan yang makin menguat seiring kemajuan teknologi digital dan makin lekatnya e-commerce dalam rutinitas sehari-hari. Berangkat dari titik itu, penelitian ini menelaah sejauh mana influencer marketing, electronic word of mouth (e-WOM), dan trust menggerakkan keputusan pembelian konsumen Shopee di Surakarta. Riset ini bertumpu pada desain kuantitatif, dengan data primer yang dikumpulkan langsung dari responden. Teknik quota sampling menghasilkan kumpulan 120 pengguna Shopee di Surakarta yang masing-masing pernah bertransaksi minimal dua kali dalam enam bulan terakhir. Analisis berjalan melalui uji validitas, uji reliabilitas, pemeriksaan asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, dan uji F, hingga sampai pada persamaan Y = 0,249 + 0,269X1 + 0,463X2 + 0,245X3 + e. Diuji satu demi satu, influencer marketing, e-WOM, dan trust masing-masing menunjukkan pengaruh positif yang signifikan secara statistik terhadap keputusan pembelian; diuji bersama-sama, ketiga variabel ini tetap menjadi prediktor signifikan bagi keputusan pembelian Shopee di Surakarta. Uji F menghasilkan nilai F sebesar 305,959 pada taraf signifikansi (p-value) 0,000, jelas di bawah ambang 0,05, sementara adjusted R² menempatkan daya jelas gabungan ketiga variabel pada 88,5% dari variasi keputusan pembelian, menyisakan 11,5% bagi faktor di luar model seperti kualitas pelayanan.