Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pengelolaan Pasar oleh PD PHJ terhadap Kepuasan Pedagang di Pasar Dwikora Amris Aditya Sibarani; Rahmadhona Fitri Helmi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13570

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengelolaan pasar oleh Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) terhadap kepuasan pedagang di Pasar Dwikora (Parluasan), Kota Pematangsiantar. Fenomena empiris menunjukkan persoalan yang belum tertangani, seperti kebersihan dan drainase, penataan lapak, serta pungutan di luar mekanisme resmi, yang mengindikasikan kesenjangan antara ketentuan normatif dan praktik operasional, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana kondisi tersebut membentuk persepsi kepuasan pedagang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan sampel 94 pedagang yang diambil melalui proportionate stratified random sampling dari populasi 1.903 pedagang pada tiga jenis lapak (kios, balai, dan los), dengan jumlah sampel ditentukan melalui rumus Slovin (margin of error 10%). Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang memuat enam indikator pengelolaan pasar (strategi fasilitas, komunikasi dan koordinasi, pelayanan operasional, evaluasi dan pembandingan, responsivitas terhadap perubahan, dan perbaikan berkelanjutan) serta lima indikator kepuasan berbasis SERVQUAL (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati), kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana berbantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pasar dan kepuasan pedagang berada pada kategori baik, dengan TCR masing-masing sebesar 85,14% dan 85,94%. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 7,211 + 0,747X (t hitung 16,744 > t tabel 1,986, sig. = 0,000), yang menegaskan pengaruh positif dan signifikan pengelolaan pasar terhadap kepuasan pedagang, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,753 (75,3%). Indikator perbaikan berkelanjutan dan kondisi fisik fasilitas menjadi titik terlemah pada kedua variabel. Temuan ini menyarankan agar PD Pasar Horas Jaya memprioritaskan pemeliharaan sarana fisik yang berkelanjutan serta transparansi pengelolaan retribusi guna meningkatkan kepuasan pedagang.