Ryu Umam Mubarok
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Data Cleaning dan Restrukturisasi Flat Table pada Portal Satu Data Daerah Ryu Umam Mubarok; Gusmelia Testiana
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13616

Abstract

Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI) mewajibkan seluruh instansi pemerintah untuk memproduksi data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan berstandar baku agar dapat dibagipakaikan secara elektronik (interoperabilitas). Permasalahan utama yang dihadapi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, adalah format pelaporan data kinerja yang masih bersifat konvensional. Data strategis daerah seperti Indeks Pelayanan Publik (IPP) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) umumnya disajikan dalam bentuk crosstab dengan banyak penggabungan sel (merged cells). Hal ini menyebabkan data tidak memenuhi standar machine-readable untuk diintegrasikan ke dalam portal Open Data berbasis Comprehensive Knowledge Archive Network (CKAN). Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan teknik pembersihan data (data cleaning) dan merestrukturisasi format tabel menjadi flat table guna mendukung publikasi metadata statistik sektoral. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi partisipatif. Tahapan rekayasa data meliputi ekstraksi, normalisasi struktur kolom, konversi ke format Comma Separated Values (CSV), dan klasifikasi metadata pada dashboard portal Satu Data Sumsel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penghapusan sel gabungan (unmerging cells) dan pemfilteran anomali data berhasil mencegah error parsing pada sistem importer CKAN. Selain itu, pengisian kelengkapan atribut metadata secara komprehensif terbukti mampu mencegah ambiguitas informasi dan meningkatkan discoverability aset informasi pemerintah daerah. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kepatuhan terhadap format flat table dan kelengkapan metadata merupakan prasyarat mutlak dalam mewujudkan interoperabilitas ekosistem e-government yang transparan dan akuntabel.